Jumat, 19 Jun 2026 21:55 WIB

Puluhan Pelajar Berseragam di Tulungagung Terjaring Razia Warung Kopi

Para pelajar yang terjaring razia di warung kopi di Tulungagug. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Para pelajar yang terjaring razia di warung kopi di Tulungagug. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan pelajar di Kabupaten Tulungagung terjaring dalam razia yang dilakukan Satpol PP dan Dinas Pendidikan setempat. Mereka didapati berada di warung kopi dengan mengenakan seragam sekolah.

Petugas kemudian melakukan pendataan dan pembinaan terhadap pelajar tersebut. Sesuai peraturan mereka dilarang berada di warung kopi saat mengenakan seragam.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kabid Trantibum Satpol PP Tulungagung, Agung Setyo Widodo mengatakan razia ini dilakukan di 3 warung kopi. Hasilnya mereka mendapati 20 pelajar yang asyik nongkrong di warung kopi dengan mengenakan seragam sekolah.

"Terkait sanksi kami serahkan ke pihak sekolah, kami hanya melakukan pendataan dan pembinaan saja, mereka juga tidak kami bawa ke kantor," ujarnya, Rabu (19/3/2025).

Para pelajar ini mengaku sudah tidak ada pelajaran di sekolah sehingga mereka pulang. Namun saat dilakukan pengecekan Dinas Pendidikan ternyata masih ada aktifitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Satu sekolah yakni SMK Sore memberikan klarifikasi bahwa siswa sudah pulang karena mereka usai mengikuti ujian.

"Razia ini juga merupakan respons dari aduan masyarakat yang mengeluhkan siswa di warung kopi dengan masih mengenakan seragam," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Staf Bidang SMP Dinas Pendidikan Tulungagung, Agus Sugianto menerangkan dari hasil pendataan siswa tersebut berasal dari 5 sekolah. Kegiatan belajar mengajar di sekolah juga masih belum libur. Beberapa sekolah melakukan agenda seperti pondok Ramadan atau ujian sekolah.

"Tapi pelaksanaannya biasanya bergantian, siswa yang tidak masuk sekolah belajar di rumah," pungkasnya.raz

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.