Minggu, 14 Jun 2026 17:50 WIB

Semburan Air Berbau Gas di Prancak Sumenep Gegerkan Warga

Sumur bos yang mengeluarkan semburan air disertai bau gas. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Sumur bos yang mengeluarkan semburan air disertai bau gas. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan fenomena air setinggi 15 sampai 20 meter yang mengeluarkan bau gas, Rabu (12/3/2025).

Semburan semakin tinggi sejak hari Selasa (11/3/2025). Namun meski bau gas tidak menimbulkan percikan api seperti di beberapa daerah lain.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Dari informasi yang dihimpun, semburan terjadi saat warga melakukan pengeboran sumur di lahan milik keluarga almarhum Sabura.

"Pengeboran sumur ini sendiri telah dimulai sejak Juni 2024 menggunakan alat bor milik Apel Suji. Sumur dengan kedalaman 56 meter tersebut dibuat dengan tujuan pengairan sawah, menggunakan 15 casing paralon berukuran 4 dim," kata Surahman (52), warga setempat.

Sejak dibor tidak ada tanda-tanda aneh. Namun sejak hari Selasa pagi (11/3/2025) warga terkejut dengan keluarnya semburan air yang tinggi, disertai aroma gas yang tercium di sekitar lokasi.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

"Semburan air mendadak terjadi. Padahal sebelumnya aman-aman saja," imbuhnya.

Kapolsek Pasongsongan IPTU Harianto dan sejumlah anggota mendatangi lokasi, bersama sejumlah anggota TNI setempat. Mereka mengimbau warga tidak mendekati lokasi tersebut.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sumur bor. Untuk menghindari kemungkinan bahaya akibat adanya aroma gas yang tercium di sekitar area pengeboran,” ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumur bor. Hal itu untuk mengantisipasi resiko yang dapat terjadi. Masyarakat setempat diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan jika ada perkembangan yang mencurigakan di lokasi tersebut.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.