Sabtu, 06 Jun 2026 21:26 WIB

Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Jumaiya dari dalam sumur. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Jumaiya dari dalam sumur. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Nasib tragis menimpa Jumaiya (76), seorang nenek asal Dusun Libilyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam kurang lebih 25 meter di desa setempat.

Setelah melewati proses yang menegangkan, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengangkat jenazah korban dari dasar sumur pada pukul 14.15 WIB.

Baca Juga: Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Tewas

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa setibanya di lokasi, tim rescue dari Pos SAR Sumenep langsung melakukan assessment (penilaian) untuk menentukan metode evakuasi yang paling aman dan efektif.

Mengingat kedalaman sumur yang ekstrem, tim memutuskan untuk menggunakan peralatan vertical rescue.

“Satu orang rescuer (penyelamat) dari Pos SAR Sumenep diturunkan ke dalam sumur dengan teknik lowering untuk menjangkau tubuh korban secara langsung di dasar sumur,” ujar Nanang.

Setelah rescuer berhasil mengikat tubuh korban dengan aman, jenazah sang nenek kemudian ditarik ke permukaan menggunakan teknik lifting secara perlahan dan bertahap. Nanang menegaskan, seluruh proses ini dilakukan dengan pengamanan ekstra pada sistem tali dan anchor (jangkar) guna menjamin keselamatan personel yang bertugas di medan vertikal tersebut.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Tewas di Muara Sreseh

Proses evakuasi jenazah Jumaiya bukanlah perkara mudah. Komandan Tim Rescue Pos SAR Sumenep, Nurul Imam, membeberkan sejumlah kendala teknis dan risiko tinggi yang harus dihadapi petugas di lapangan.

Kendala pertama adalah diameter sumur yang relatif sangat sempit, sehingga membatasi ruang gerak rescuer saat bermanuver di kedalaman puluhan meter. Kendala kedua dan yang paling mematikan adalah potensi adanya gas beracun yang mengendap di dasar sumur.

“Potensi gas beracun di dalam sumur menjadi ancaman serius. Oleh karena itu, rescuer yang turun diwajibkan memakai peralatan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) atau tabung oksigen pernapasan mandiri sebagai langkah antisipasi risiko fatal,” ungkap Imam.

Baca Juga: ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Suramadu

Selain tantangan alam, tim di lapangan juga harus menghadapi kendala sosial. Area di sekitar bibir sumur tidak sepenuhnya steril karena membeludaknya warga sekitar yang antusias ingin menyaksikan proses evakuasi secara langsung. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas dan ruang gerak tim SAR gabungan.

Setelah berhasil dievakuasi ke permukaan, jenazah Jumaiya langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga agar segera dimakamkan.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.