Kamis, 11 Jun 2026 22:33 WIB

Mas Dhito Berharap SMA Dharma Wanita Masuk Program Sekolah Rakyat

  • Penulis :
  • | Selasa, 11 Mar 2025 12:20 WIB
Mas Dhito saat meninjau SMA Dharma Wanita 1. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat meninjau SMA Dharma Wanita 1. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menindaklanjuti rapat koordinasi penguatan ekonomi desa di Gedung Grahadi Surabaya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berharap SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school bisa menjadi salah satu bagian sekolah rakyat.

"Di Kabupaten Kediri sendiri kita sudah punya SMA Dharma Wanita boarding school yang konsepnya sama dengan sekolah rakyat yang dicanangkan bapak presiden yaitu sekolah berasrama," tulis Mas Dhito, seperti dikutip melalui instagram pribadinya, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school yang didirikan pada tahun 2023 kini telah memasuki angkatan kedua. Sebelumnya, dalam kesempatan berbeda Mas Dhito juga mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kediri telah menginventarisir aset yang dimiliki untuk lokasi sekolah rakyat yakni GOR Totok Kerot.

"Saya berharap SMA Dharma Wanita boarding school Pare ini bisa pindah ke Totok Kerot, kita kasih fasilitas olahraga yang baik dan yang tidak kalah penting bisa masuk program prioritas boarding school bapak presiden," ungkapnya.

Siswa Sekolah SMA Dharma Wanita boarding school ditujukan bagi warga Kabupaten Kediri di tiap kecamatan yang memiliki latar belakang dari keluarga kurang mampu atau miskin. Adapun kebutuhan siswa mulai seragam maupun peralatan sekolah dan selama tinggal di asrama digratiskan.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

Hal itu sesuai tujuan dari sekolah rakyat untuk mengentaskan kemiskinan serta memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Memastikan siswa berasal dari keluarga miskin, selama didirikan proses seleksi juga dilakukan dengan melakukan kunjungan ke rumah untuk validasi.

Mas Dhito berharap melalui pendidikan yang diberikan, siswa dari sekolah rakyat itu begitu lulus nantinya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan dapat memutuskan mata rantai kemiskinan.

Baca Juga: Pemkab Kediri Berikan Beasiswa BERANI untuk 58 Atlet Berprestasi

"Itu menjadi harapan saya terkait sekolah kerakyatan, karena mereka yang sekolah di sana (SMA Drama Wanita boarding school) adalah orang yang paling susah dari kecamatannya masing-masing," ucapnya.

Sebagaimana diketahui dalam rapat koordinasi penguatan ekonomi desa pada Minggu (9/3/2025) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepala daerah bupati/walikota untuk menyiapkan lahan yang nantinya bakal diperuntukkan untuk sekolah rakyat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.