Kamis, 18 Jun 2026 08:59 WIB

Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 04 Jun 2026 20:25 WIB
Mas Dhito saat bertemu Sholikah, Putut serta ketiga cucunya. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat bertemu Sholikah, Putut serta ketiga cucunya. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Masih ingat dengan Sholikah (50) dan suaminya Putut Sri Harmisworo (56) warga Jalan Kembang Kuning, Kandat? Dalam keterbatasan, mereka berjuang menanggung pengasuhan tiga orang cucu yang masih kecil.

Untuk menopang kebutuhan sehari-hari, Sholikah memiliki usaha kecil berupa jasa penggilingan bumbu, kopi dan kelapa. Jika lagi ramai, biasanya sehari bisa mendapat hasil Rp20 ribu.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Kadang, Sholikah juga menerima pesanan sambel pecel dan madumongso. Meski tak rutin, dia tetap bersyukur. Untuk menambah penghasilan, Putut bekerja sebagai buruh tani.

Meski tak mudah, pasangan ini melakoni hari-hari tanpa mengeluh. Ketiga cucunya Arvino (7) serta adik kembarnya Arcelio dan Arsenio yang baru berusia 2 tahun 5 bulan menjadi penyemangat.

Kabar mengenai keluarga ini pun sampai ke Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Mas Dhito sapaannya, pada 7 Mei 2026 lalu berkunjung bertemu Sholikah, Putut serta ketiga cucunya.

Menindaklanjuti kunjungan itu, perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) Kabupaten Kediri datang menyalurkan bantuan dari Mas Dhito.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kopusmik Kabupaten Kediri Santoso menyampaikan, bantuan yang disalurkan berupa rombong kontainer beserta peralatan pendukung dan bahan yang bisa langsung digunakan untuk membuka usaha jualan minuman.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Tak hanya itu, ada pula kacang tanah dan beras ketan, bahan yang diharapkan menjadi stimulus bagi usaha sambel pecel dan madumongso yang selama ini juga digeluti Sholikah untuk membantu suaminya.

"Bantuan dari mas bupati ini diharapkan memberi harapan baru bagi keluarga Ibu Sholikah dalam menggerakkan dan menopang ekonomi keluarga secara kontinyu dan berkelanjutan," kata Santoso.

Menerima bantuan tersebut, Sholikah mengaku sangat bersyukur. Menurutnya usaha jasa penggilingan bumbu yang dimiliki kini juga dirasakan semakin sepi.

Situasi yang ada tak dipungkiri dirasakan cukup berat. Dia pun teringat ketika ibu dari Arvino dan adik kembarnya Arcelio, Arsenio masih hidup. Kebutuhan ekonomi keluarga setidaknya ada yang membantu.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Tapi nasib berkata lain, karena sakit, anak mereka meninggal sehingga dia harus mengasuh sendiri ketiga cucunya. Bantuan yang diberikan dari Bupati Kediri itu disebut sangat membantu dan menjadi jalan usaha baru bagi keluarganya.

"Rencananya jualan di depan rumah bisa sambil mengasuh cucu," ucap Sholikah.

Sholikah berharap usahanya nanti dapat berjalan lancar sehingga dapat membantu ekonomi keluarganya. Disisi lain, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kopusmik pun siap mendampingi untuk pengembangan usaha keluarga ini.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.