Kamis, 18 Jun 2026 16:33 WIB

Guru yang Gelapkan Mobil di Banyuwangi Juga Pernah Tipu Rekan Kerjanya

Tersangka penipuan dan penggelapan mobil, Achmad Nizar saat di Mapolsek Banyuwangi.
Tersangka penipuan dan penggelapan mobil, Achmad Nizar saat di Mapolsek Banyuwangi.

jatimnow.com - Seorang oknum guru, Achmad Nizar yang menjadi tersangka dugaan penipuan dan penggelapan mobil, ternyata pernah menipu rekan kerjanya sendiri.

Hal itu terungkap setelah Nizar diciduk dan ditahan Tim Reskrim Polsek Banyuwangi lantaran telah menggadaikan mobil sewaan milik Winti Astuti, warga Perum Persada Regency, Kelurahan Karangrejo.

Baca Juga: Pelarian Bo Feng Mei Berakhir di Surabaya Setelah 14 Tahun

Kasus ini pun merebak dikalangan guru tempat Nizar mengajar, di salah satu sekolah dasar di Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Kabat, MH Tamyis mengatakan bahwa Achmad Nizar merupakan guru yang berstatus Kategori 2 (honorer).

Setelah ramai diberitakan, ada beberapa guru baik yang sukwan, guru tidak tetap, bahkan ada yang berstatus ASN pernah ditipu olehnya.

Awalnya dirinya mengaku kaget setelah mendengar rumor tersebut. Setelah ditelusuri, sebagian para guru mengakui pernah ditipu.

"Tapi sebagian yang lain terkesan menutup-nutupi karena malu atau bagaimana. Mereka tidak mengaku jika tertipu," ungkap Tamyis, Kamis (5/10/2018).

Baca juga: Duh, Guru di Banyuwangi ini Gelapkan Mobil Sewaan

Jumlahnya, cukup fantastis bagi seorang guru, mulai dari yang Rp 25 juta, Rp 50 juta, Rp 60 juta, hingga Rp 90 juta. Bahkan, salah satu guru negeri menelan kerugian hingga mencapai Rp 160 juta. Namun, mereka enggan melaporkan kejadian itu kepada kepolisian.

Baca Juga: Bawa Kabur Mobil Rental, Residivis di Tulungagung Ditangkap Polisi

"Saya kaget begitu tahu dia sudah ditahan polisi. Jujur, beberapa guru sukwan, GTT, K2 bahkan PNS ada yang menjadi korbannya," kata dia.

Sementara itu, terkait dengan nasib Nizar yang berstatus sebagai guru honorer dan saat ini sudah berstatus sebagai tersangka, sudah dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Sulihtiyono.

"Begitu ditahan, saya langsung melapor ke Pak Sulih (Sulihtiyono, red)," katanya.

Sebelumnya, seorang oknum guru bernama Achmad Nizar diciduk Tim Reskrim Polsek Banyuwangi. Ia diduga menggelapkan mobil rental milik Winti Astuti, warga Perum Persada Regency, Kelurahan Karangrejo.

Baca Juga: Dugaan Kriminalisasi Pedagang Sidoarjo, Ranah Perdata Dipaksa Jadi Pidana?

Hingga tenggat waktu penyewaan, Nizar tak kunjung mengembalikan mobil itu, hingga akhirnya Winti Astuti melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Dari situ, polisi melakukan penyelidikan hingga dapat menemukan sang pelaku.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.