Minggu, 21 Jun 2026 11:25 WIB

Fakta-fakta Mbok Yem Penjaga Warung Legendaris Lawu Turun Gunung

Mbok Yem, dirawat di RSUA Ponorogo. (Foto: Humas RSUA Ponorogo)
Mbok Yem, dirawat di RSUA Ponorogo. (Foto: Humas RSUA Ponorogo)

jatimnow.com - Mbok Yem, penjaga warung legendaris di Gunung Lawu, kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Aisyiyah (RSUA) Ponorogo setelah mengalami gangguan kesehatan.

Wanita bernama asli Wakiyem itu harus turun lebih awal dari gunung akibat kondisi kesehatannya yang menurun.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Menurut Humas RSUA Ponorogo, Muh. Arbain, Mbok Yem masuk rumah sakit sejak Selasa (4/3/2025), didampingi anak keduanya dan seorang cucunya.

"Dari hasil pemeriksaan dokter, Mbok Yem mengalami pneumonia disertai pembengkakan. Rontgen menunjukkan adanya gangguan pada paru-parunya,” ujar Arbain, Jumat (7/3/2025).

Kondisi Mbok Yem Terkini

Saat pertama kali dirawat, kondisi Mbok Yem cukup lemah. Ia mengalami sesak napas hingga sulit makan. Namun, setelah beberapa hari mendapatkan perawatan intensif, kondisinya mulai membaik.

“Sekarang sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Mbok Yem sudah mau makan dan bisa diajak berkomunikasi, meskipun berbicara masih harus perlahan agar tidak sesak,” jelas Arbain.

Baca Juga: Pasien Demam Berdarah di RSUA Ponorogo Meningkat Tajam

Meski menunjukkan perkembangan positif, Mbok Yem masih memerlukan bantuan oksigen untuk membantu pernapasannya.

Biasa Turun jelang Idul Fitri

Biasanya, Mbok Yem baru turun dari Gunung Lawu menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, tahun ini, ia harus meninggalkan warungnya lebih cepat karena kondisi kesehatannya memburuk.

Wanita berusia 82 tahun itu dievakuasi dari warungnya di Hargo Dalem, Gunung Lawu, pada Selasa (4/3/2025), yang bertepatan dengan hari keempat Ramadan. Beberapa warga secara bergantian menandu Mbok Yem turun melalui jalur Cemorosewu.

Baca Juga: Beda Data Dinkes dan RSUA Ponorogo soal Kasus Demam Berdarah, Kok Bisa?

Pelayan Pendaki Lawu

Mbok Yem dikenal sebagai sosok penjaga warung tertinggi di Indonesia yang telah melayani para pendaki Gunung Lawu selama puluhan tahun. Warungnya di puncak gunung menjadi tempat singgah favorit bagi para pendaki untuk beristirahat dan menikmati hidangan sederhana sebelum melanjutkan perjalanan.

Kini, banyak pihak berharap Mbok Yem segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.