Selasa, 28 Jul 2026 19:58 WIB

Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Suasana rumah duka, Rabu (23/4/2025) sore (foto: Fauzani/jatimnow.com)
Suasana rumah duka, Rabu (23/4/2025) sore (foto: Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabar duka datang dari lereng Gunung Lawu. Mbok Yem, sosok legendaris yang dikenal luas oleh kalangan pendaki sebagai pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/4/2025) di usia 82 tahun.

Mbok Yem, yang memiliki nama asli Wakiyem, wafat di kediamannya di Dusun Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, Mbok Yem meninggal dunia tadi siang di rumah. Sekarang jenazahnya masih disemayamkan di rumah duka,” ujar Syaiful, kerabat yang turut mengurus pemulasaraan almarhumah.

Jenazah Mbok Yem dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Gonggang, setelah prosesi pemandian jenazah selesai. 

Kepergian Mbok Yem membawa kesedihan mendalam bagi warga sekitar dan para pendaki. Pelayat terus berdatangan ke rumah duka, termasuk para pendaki yang pernah singgah dan merasakan kehangatan sambutan Mbok Yem di puncak Lawu.

Baca Juga: Fakta-fakta Mbok Yem Penjaga Warung Legendaris Lawu Turun Gunung

Sebelum meninggal dunia, Mbok Yem sempat dirawat di RSU Aisyiyah Ponorogo pada akhir Maret 2025 akibat pneumonia. 

Setelah menjalani rawat inap selama dua pekan, ia melanjutkan pemulihan secara rawat jalan di rumah. Namun kondisi kesehatannya kembali menurun beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Belanja di Pasar Murah Lembeyan Magetan, Warga Bisa Dapat Diskon Khusus

Warung Mbok Yem di puncak Gunung Lawu telah menjadi ikon tersendiri sejak dibuka pada era 1980-an. Terletak di ketinggian lebih dari 3.000 mdpl, warung ini menyediakan makanan dan minuman hangat dengan harga terjangkau.

Mbok Yem akan selalu dikenang sebagai legenda Gunung Lawu, bukan hanya karena keberadaan warungnya yang melegenda, tapi juga karena ketulusan dan dedikasinya menyambut para pendaki dari berbagai penjuru Indonesia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.