Selasa, 16 Jun 2026 04:34 WIB

Jelang Pertemuan IMF-WBG, Penjagaan Pelabuhan Ketapang Diperketat

Petugas melakukan pemeriksan terhadap kendaraan di Pelabuhan Ketapang
Petugas melakukan pemeriksan terhadap kendaraan di Pelabuhan Ketapang

jatimnow.com - Menjelang pertemuan penting IMF-World Bank Group (WBG) yang sedianya akan berlangsung di Nusa Dua Bali 8 hingga 14 Oktober mendatang, penjagaan menuju Pulau Bali dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi pun diperketat.

Setidaknya terdapat 750 pasukan gabungan yang akan disebar. Baik di Pelabuhan Ketapang sendiri maupun di Pelabuhan Tanjungwangi. Bahkan, pelabuhan-pelabuhan rakyat juga akan dijaga.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Tak hanya itu, usai menggelar sidak di Pelabuhan Ketapang, Kabagops Polres Banyuwangi Kompol Sumartono mengatakan, upaya pengamanan tersebut akan dilakukan sebelum pertemuan tahunan tersebut dimulai.

"Kita fokus pada penumpang, kendaraan pribadi maupun kendaraan barang yang hendak ke Bali. Kita periksa sejak dini semua barang bawaan mereka," papar Kompol Sumartono, Jumat (5/10/2018).

Seperti diketahui, lanjut Kompol Sumartono, penjagaan serupa juga mulai ditingkatkan di Pelabuhan Tanjungwangi serta pelabuhan nelayan. Hal ini, untuk mengantisipasi masuknya barang-barang yang membahayakan, seperti bahan peledak (handak) dan narkotika.

Bahkan, apabila para delegasi dari 189 negara itu yang hendak mengunjungi beberapa lokasi destinasi wisata, maka pengamanan tersebut secara otomatis diperpanjang.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"750 pasukan itu terdiri dari TNI-Polri, Satpol-PP, Dishub serta Brimob dari Polda Jatim," tegas Sumartono, Kamis Sore.

Sementara itu, Kasat Sabhara AKP Basori Alwi menambahkan, untuk pengetatan pengamanan pihaknya menyiagakan tim K-9 untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di lokasi pertemuan para bankir yang menjadi delegasi dari 189 negara itu.

"Kita juga siagakan anjing pelacak yang mempunyai kemampuan mengendus seperti handak, lacak umum, dan narkotika," tegasnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Seluruh penumpang, baik perorangan maupun yang menggunakan kendaraan seluruhnya akan diperiksa menggunakan metal detector, mirror detector, serta tim sterilisasi.

"Ini akan dilakukan sampai acara di Bali selesai. Bahkan informasinya sebagian delegasi akan di wilayah Banyuwangi dan tetap kita amankan," pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.