Jumat, 19 Jun 2026 06:41 WIB

ASN Trenggalek Donasikan Tunjangan untuk Pembangunan Infrastruktur

Bupati Trenggalek Mocahamad Nur Arifin seusai memimpin apel. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek)
Bupati Trenggalek Mocahamad Nur Arifin seusai memimpin apel. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajak para ASN agar menyisihkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk membantu pembangunan infrastruktur.

Langkah ini dilakukan akibat efisiensi dana transfer pemerintah pusat untuk Kabupaten Trenggalek yang harus terpangkas hingga Rp57 miliar. Akibatnya, beberapa program infrastruktur terancam tidak dapat berjalan.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Hal ini disampaian Mas Ipin saat memimpin apel perdana. Dalam apel tersebut Mas Ipin mengajak seluruh ASN untuk menyisihkan TPP guna pembangunan infrastuktur di Trenggalek dapat berjalan.

Mas Ipin menyebut seluruh ASN sepakat dengan ajakan tersebut.

"Sebenarnya esensi dari efisiensi anggaran adalah untuk mengurangi kebocoran anggaran yang tidak efektif selama ini," ujar Mas Ipin, Senin (3/3/2025).

"Tadi apel pagi, saya bersyukur semua ASN sepakat untuk mendonasikan sebagaian pendapatannya untuk mendorong pembangunan dan untuk menutup kekurangan dana transfer dari pusat. Sehingga hak masyarakat dapat terpenuhi," terangnya.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Adapun konsepnya, ASN di Pemkab Trenggalek akan mendonasikan sebagian pendapatan ke Baznas. Nantinya donasi akan diberikan kepada kelompok masyarakat untuk kegiatan swakelola perbaikan infrastruktur.

"Di setiap kecamatan nanti ada kegiatan swakelola, dinas akan memantau. Sedangkan yang membangun bisa dari kelompok masyarakat," ucapnya.

Menurut Mas Ipin, dalam satu tahun alokasi untuk tunjangan ASN di Trenggalek mencapai Rp100 miliar. Apabila 10 persen di donasikan maka dapat terkumpul Rp10 miliar.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Dengan skema efisiensi yang dilakukan oleh setiap dinas dan dana sukarela yang terkumpul, diharapkan dapat menutup pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Sehingga program pembangunan dan perbaikan jalan dapat dilakukan.

"Dalam 100 kerja, kami akan optimalkan pelaksanaan efisiensi di setiap dinas," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.