Jumat, 19 Jun 2026 17:31 WIB

Peringati Hari Pendengaran Sedunia, Dokter THT Periksa Telinga Siswa Tulungagung

Petugas memeriksa kondisi lebersihan telinga siswa di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas memeriksa kondisi lebersihan telinga siswa di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah dokter dan perawat Telinga Hidung Tenggorokan (THT) di Kabupaten Tulungagung melakukan pemeriksaan kondisi telinga siswa secara gratis.

Pemeriksaan ini berlangsung di SDIT Nurul Fikri. Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Pendengaran Sedunia yang diperingati setiap tanggal 3 Maret.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Komda Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian, Moch Mundir Arif mengatakan, selama ini kondisi kebersihan telinga banyak diabaikan masyarakat.

Gangguan pendengaran pada siswa ini dapat berdampak pada prestasi akademik. Siswa bisa kesulitan memahami instruksi maupun petunjuk dari guru.

"Selama ini kebersihan telinga banyak diabaikan, dampaknya pada siswa dapat berpengaruh terhadap prestasi akademik, " ujarnya, Selasa (25/2/2025).

Dalam kegiatan ini, siswa satu per satu diperiksa kondisi kebersihan telinganya. Petugas kemudian membersihkan telinga siswa jika ditemukan kotoran.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Setelah itu, siswa akan menjalani tes pendengaran dengan alat khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan telinga.

"Mayoritas kondisi pendengaran cukup baik namun kotor, " tuturnya.

Menurut Mundir, terdapat 5 penyebab gangguan pada telinga, yaitu gangguan sejak lahir, gangguan karena kotoran, gangguan akibat bekerja di tempat bising, serta gangguan karena faktor usia.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberi edukasi kepada siswa akan pentingnya menjaga kebersihan telinga.

"Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat mengerti pentingnya menjaga kebersihan telinga," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.