Rabu, 17 Jun 2026 06:43 WIB

Banyuwangi Diterjang Banjir Bandang, Bagaimana Penanganannya?

  • Penulis :
  • | Jumat, 16 Mar 2018 15:31 WIB
Rumah salah satu warga yang terdampak banjir.
Rumah salah satu warga yang terdampak banjir.

jatimnow.com - Banjir bandang yang menerjang sejumlah kawasan di Banyuwangi, Kamis (15/3/2018) siang kemarin membawa kerusakan sangat parah.

Hingga kini belum ada data resmi terkait jumlah kerugian materi maupun penyebab banjir mengerikan tersebut.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Tidak sedikit warga yang kawasan tempat tinggalnya berspekulasi, jika banjir bandang itu akibat kawasan hulu atau kawasan atas sebagai hutan penyangga resepan air telah beralih fungsi.

Berikut kronologis banjir bandang dan kerusakan yang ditimbulkannya. Data ini masih dimungkinkan berubah, mengingat pihak BPBD Banyuwangi, masih terus bekerja keras untuk melakukan penanggulangan pasca bencana.

Kamis siang kemarin sekitar pukul 12.00 WIB, hujan deras mengguyur kawasan di lereng pegunungan Ijen mengakibatkan Sungai Kalibendo, Kec. Glagah, Sungai Slewung, Kec. Kalipuro, Sungai Sukowidi Kec. Banyuwangi meluap dengan aliran sangat deras membawa material lumpur pekat.

Luapan air bercampur lumpur menimbulkan kerusakan dihampir sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dilalui air bah.

Meski korban jiwa tidak ada, di Kecamatan Glagah dilaporkan 1 rumah roboh di Dusun Kompencungking, Desa kampung anyar.

Kemudian di Kecamatan Kalipuro, jembatan penghubung Dusun Banjarwaru dan Dusun Krajan Desa Kelir tertutup material batang pohon.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dan pondasi plengsengan rusak tergerus air bah, sepanjang kurang lebih 20 meter. Dilaporkan juga 2 tiang lampu Penerangan jalan roboh.

Di Kecamatan Banyuwangi, tepatnya di Lingkungan Kebonjeruk Kelurahan Lateng, luapan air bercampur lumpur dengan arus sangat deras masuk 40 rumah setinggi 50 cm. Menyebabkan 2 rumah rusak berat dan merusak perabotan rumah tangga.

Pasca bencana, penanganan dilakukan oleh Camat Glagah, Kalipuro dan Banyuwangi.

BPBD setempat juga memberikan dukungan penanganan di Glagah, Kalipuro dan Banyuwangi, diprioritaskan memberikan pertolongan pembersihan lumpur di Kelurahan Lateng.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Penanggulangan ini juga dibantu Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial yang juga mendirikan posko kesehatan dan dapur umum di Lingkungan Kebonjeruk Kelurahan Lateng.

"Kami masih fokus untuk penanggulangan, untuk sementara untuk data detailnya kami masih belum sempat melakukan inventarisasi," jelas Kepala BPBD Banyuwangi, Fajar Suasana, dikonfirmasi via telepon selulernya, Jum'at (16/3/2018).

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.