Jumat, 19 Jun 2026 20:47 WIB

Usai Deklarasi Damai, Puluhan Pesilat di Blitar Diamankan Polisi

Pesilat di Blitar yang diamankan kepolisian setempat. (Foto: Dok Polres Blitar/jatimnow.com)
Pesilat di Blitar yang diamankan kepolisian setempat. (Foto: Dok Polres Blitar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan anggota sebuah perguruan silat di Blitar diamankan Polres setempat. Hal ini karena mereka melakukan konvoi motor dengan menggeber-geber knalpot sehingga mengganggu ketertiban umum.

Mereka mendapat sanksi menginap semalam di Mako Polres Blitar dan bakal dijemput oleh keluarganya. Ironisnya peristiwa ini terjadi setelah sebelumnya terdapat deklarasi damai yang diikuti oleh seluruh perguruan silat di Blitar.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurahman mengatakan kejadian ini berawal saat ratusan anggota perguruan silat sedang melakukan konvoi sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka berhenti di dekat Polres Blitar dan menggeber-geber kendaraannya. Melihat kondisi ini petugas sebenarnya melakukan upaya pembubaran dengan humanis.

"Selanjutnya petugas berusaha membubarkan dan menertibkan rombongan tersebut. Ini dikarenakan mengganggu arus lalu lintas dan dapat menjadi gangguan kamtibmas," ujarnya, Kamis (13/2/2025) malam.

Baca Juga: Bobol 3 Sekolah, Residivis Ini Ditangkap Satreskrim Polres Blitar

Saat dilakukan upaya penertiban tersebut terdapat provokator yang menjadikan suasana semakin panas. Beberapa anggota perguruan silat berusaha melarikan diri. Petugas akhirnya mengamankan puluhan pesilat tersebut.

"Kami berusaha membubarkan mereka, tapi karena ada provokator. Jadi mereka ada beberapa melarikan diri, selanjutnya petugas mengamankan beberapa orang dari rombongan tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Ini Motif Suami Aniaya Istri Hingga Meninggal di Blitar

Terdapat 45 pesilat dan kendaraan 43 unit yang diamankan. Mereka dibawa ke Mako Polres Blitar untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendataan. Mereka juga dikenai sanksi penindakan tilang oleh Satlantas Polres Blitar. Selain itu, mereka juga diminta tidur di Polres Blitar sebagai efek jera.

"Mereka merupakan oknum anggota salah satu perguruan silat, padahal kami tadi siang menggelar deklarasi damai dengan para perguruan silat. Jadi setelah ini mereka akan kami berikan sanksi tidur di Aula Polres Blitar, biar jera dan boleh dijemput orang tuanya besok," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.