Jumat, 19 Jun 2026 03:00 WIB

Ada Pengemis Tua di Kota Kediri Bawa Uang Rp40 Juta

  • Penulis :
  • | Kamis, 13 Feb 2025 10:15 WIB
Pengemis tua saat diamankan Satpol PP Kota Kediri. (Foto: Satpol PP Kota Kediri/jatimnow.com)
Pengemis tua saat diamankan Satpol PP Kota Kediri. (Foto: Satpol PP Kota Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satpol PP Kota Kediri mengamankan pengemis tua di simpang empat jalan Kawi, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. AR (70) diamankan atas aduan pengguna jalan yang resah dengan caranya meminta uang.

Berdasarkan aduan masyarakat, menurut Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri Agus Dwiratmoko, AR tak segan menggebrak mobil atau motor untuk meminta uang. Warga pun resah dengan aksinya yang terkesan memaksa itu.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

“Jadi, sebelumnya itu kan ada pengaduan masyarakat bahwa di perempatan jalan Kawi ada yang minta-minta sifatnya maksa, gebrak mobil gebrak motor, akhirnya kita tindaklanjuti dan kemarin baru ketemu ybs terus kita amankan ke Mako Satpol PP untuk didata dan bina,” kata Agus Dwiratmoko saat dikonfirmasi, Kamis (13/2/2025).

Saat diamankan, AR warga Kecamatan Mojoroto itu membawa dua tas tanggung. Isinya, bikin petugas kaget. Selain pecahan Rp2.000, kata Agus ada sejumlah gulungan Rp100.000an. AR mengaku jumlahnya sekitar Rp30-40 juta.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

“Dia ini kan membawa dua tas tanggung, setelah kita tanya, dengan kesadaran dia memperlihatkan isinya ternyata isinya duit receh dan sudah dibendeli (Rp100.000an) itu . Menurut ybs sekitar Rp30-40 juta,” terang Agus.

AR sering beroperasi pagi hingga malam. Saat diamankan, 2-3 jam beroperasi itu saja dia mendapat Rp150.000. Dia mengaku selalu membawa uang-uangnya karena khawatir diambil orang.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

"Dia pagi sampai malam. Kemana-mana duit dibawa takut diambil orang katanya. AR ini tidak punya istri dan anak. Dia tinggal di rumah bersama saudara-saudaranya. Sekarang kita sudah kembalikan dan kita minta untuk tidak mengemis lagi,” tandas Agus.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.