Jumat, 12 Jun 2026 10:44 WIB

363 Pegawai Non-ASN DLH Jember Dirumahkan, Terbanyak Pemungut Sampah

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 06 Feb 2025 21:26 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)to
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)to

jatimnow.com - 363 pegawai honorer atau non-ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember dirumahkan. Pegawai terbanyak bertugas di bagian pemungutan sampah.

Ratusan pegawai non-ASN dirumahkan sejak Selasa (4/2/2025). Ini karena Pemkab Jember tidak memperpanjang kontrak kerja tahun anggaran 2025.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Untuk honorer di Dinas Lingkungan Hidup, itu totalnya ada 336 orang dan semuanya sudah kami rumahkan," ujar Kepala DLH, Sugiarto, Kamis (6/2/2025).

Dengan banyaknya petugas yang dirumahkan, tentu nanti akan diganti pegawai ASN atau PNS.

"Begitu banyaknya petugas kami rumahkan, otomatis pelayanan pemungutan sampah dilakukan oleh teman-teman yang ASN atau PNS," bebernya.

Sedangkan pegawai ASN di DLH Jember hanya 230 orang. Tentunya dengan dirumahkan 363 pegawai, akan berdampak pada pelayanan pemungutan sampah.

"Jelas sangat berdampak lah, karena yang kami rumahkan lebih banyak daripada yang kerja," ulasnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Diakui Sugiarto, tidak semua ASN mampu menggantikan pekerjaan non-ASN, karena mereka sudah punya tugas fungsi pokok masing-masing.

"Sebagian ASN yang jadi penyapu jalan, kami tarik untuk difokuskan pada depo sampah dan TPS sampah untuk mengangkut dan menaikan di truk-truk," ungkapnya.

Maka dari itu, DLH Jember hanya melakukan pelayanan dasar saja untuk pengelolaan sampah, sejak ratusan pegawai dirumahkan.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

"Melayani depo sampah dan TPS. Kedua melayani pengambilan sampah kepada pihak yang telah bekerja sama dengan DLH, kayak rumah sakit, pertokoan maupun mall," paparnya.

Sugiarto menambahkan, petugas sapu sampah jalan sudah tidak ada dan ditarik untuk pengelolaan sampah.

"Bisa dilihat sekarang jalanan sudah nampak lebih kotor, sehingga estetika kota untuk sementara berkurang," tukasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.