Jumat, 12 Jun 2026 21:50 WIB

22 Guru Lulus PPPK Dibatalkan, DPRD Jember Desak BKPSDM Temui Kemendagri

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 06 Feb 2025 09:38 WIB
22 guru honorer lulus PPPK datangi kantor DPRD Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
22 guru honorer lulus PPPK datangi kantor DPRD Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi A DPRD Jember geram lantaran 22 guru honorer atau non-ASN yang dinyatakan lulus jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dibatalkan.

Sekretaris Komisi A DPRD Jember, Siswono mendesak Kepala  Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BPSDM) Sukowinarno untuk urusan urgent tidak hanya bersurat ke Kemenpan-RB atau Kemendagri.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Urusan hal yang urgent, kami sebagai wakil di sini, sebagai anggota DPRD siap mendampingi Pak Suko. Jangan hanya bersurat, kalau hanya surat atau fax dikirim atau seperti, biar satu tronton kurang diperhatikan," tegas Siswono, Kamis (6/2/2025).

"Tapi mari saya dampingi, mungkin minggu depan. Sampean (anda) datang ke Kemenpan atau Kemendagri terkait dengan persoalan 22 guru honorer yang dibatalkan (PPPK). Jangan sampai mereka yang 22 (guru) kemarin itu sudah lulus, lalu kemudian mereka digeser (dibatalkan) lagi," lanjutnya.

Sehingga persoalan 22 guru honorer yang lulus PPPK dibatalkan, jangan sampai terjadi PPPK paruh waktu dan clear semua sudah masuk.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Kami dari insan politik, berbagai partai politik mari kita dampingi ke kemenpan. Apa minggu depan, secara fisik kita hadir ke sana, untuk memperjuangkan minimal yang 22 ini dulu," sebutnya.

Menurut Siswono, hal ini sangat menyakitkan karena mereka sudah dinyatakan lulus lalu kemudian didepak. Mendingan, 22 guru honorer yang sempat mendatangi Kantor DPRD Jember langsung dinyataka tidak lolos, dari pada dinyatakan lolos tapi dibatalkan.

"Mending dari awal tidak lulus, ini ada pesan moral. Tolong itu diagendakan, kita siap sewaktu-waktu. Selain bupati, Pak Suko orang yang bertanggung jawab terkait persoalan ini," tegas Siswono.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

Menanggapi hal ini, Kepala BKPSDM Jember Sukowinarno menyatakan terima kasih atas dukungan DPRD Jember yang bersedia mengajak bertemu dengan Kemenpan-RB, BKN dan Kemendagri.

"Paling tidak, akan saya laporkan ke Pak Sekda. Memang betul saya bertanggung jawab di kepegawaian, tapi bagaimanapun juga saya harus mendapat restu dari pimpinan," imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.