Selasa, 16 Jun 2026 21:39 WIB

200 ODGJ asal Tulungagung Dikirim Berobat ke RSJ Lawang

ODGJ asal Tulungagung saat dikirim berobat ke RSJ Lawang. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
ODGJ asal Tulungagung saat dikirim berobat ke RSJ Lawang. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Selama tahun 2024, 200 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dikirim oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung untuk berobat ke RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat, Lawang.

Setiap bulan rata-rata mereka mengirimkan puluhan ODGJ guna berobat. Biaya pengobatan ODGJ ini ditangung oleh pihak RSJ. Untuk itu tidak semua ODGJ bisa dikirim setiap bulan.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Sub Koordinator Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Tulungagung, Heru Santoso mengatakan selama tahun 2024 terdapat 200 ODGJ yang sudah dikirim berobat. Rata-rata mereka mengalami gangguan jiwa akibat faktor keturunan dan depresi.

"Ada juga ODGJ yang masih berstatus pelajar juga kami rujuk ke RSJ Lawang," ujar Heru, Minggu (2/2/2025).

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Proses perawatan ODGJ di RSJ Lawang hanya berlangsung selama dua pekan. Harapanya, sepulang dari RSJ Lawang, ODGJ dapat terkendali dan bisa produktif atau mandiri. Sepulangnya dari pengobatan mereka terus memantau perkembangan ODGJ. Melalui Puskesmas pemberian obat juga terus dilakukan.  

"ODGJ yang sudah pulang akan mendapatkan pendampingan dari bidan atau perawat desa. Dan pemerintah desa juga turut andil," tuturnya.

Baca Juga: Terlibat Cek Cok, ODGJ di Tulungagung Bacok Adik Kandungnya

Program pengobatan ini masih akan dilakukan di tahun 2025 ini. Meskipun begitu, tidak seluruh ODGJ bisa dikirim untuk berobat. Hal ini karena keterbatasan biaya pengobatan. Selama ini biaya pengobatan ditanggung oleh pihak RSJ.
Di bulan Januari lalu terdapat 30 ODGJ yang dikirim berobat.

"Sebenarnya banyak, tapi kami menyesuaikan kemampuan RSJ Lawang," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.