Minggu, 14 Jun 2026 23:04 WIB

Terlibat Cek Cok, ODGJ di Tulungagung Bacok Adik Kandungnya

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 02 Apr 2026 10:10 WIB
Petugas mengamankan ODGJ yang mengamuk di Tulungagung. (Foto: Polsek Kedungwaru for jatimnow.com)
Petugas mengamankan ODGJ yang mengamuk di Tulungagung. (Foto: Polsek Kedungwaru for jatimnow.com)

jatimnow.com – Seorang ODGJ di Tulungagung mengamuk dan membacok adiknya. ODGJ tersebut diketahui berinisial FC (37), warga Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Dengan menggunakan sabit, C membacok adik kandungnya A (27) yang selama ini merawatnya. Petugas Dinas Kesehatan mengevakuasi C dan membawanya untuk dirujuk ke RSJ Lawang, Malang. Sedangkan korban menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat.

Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto mengatakan peristiwa pembacokan ini terjadi kemarin pagi. Saat itu korban mengunjungi kakaknya. Dengan masih mengenakan helm, korban terlibat cek cok dengan FC. Tak lama kemudian FC berlari ke arah kandang ayam milik tetangganya dan mengambil sabit.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Pelaku langsung membacok korban sebanyak tiga kali dan mengakibatkan luka robek di bagian punggung," ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Tetangga yang melihat kejadian tersebut berupaya melerainya. Mereka mengamankan pelaku dan berhasil mengambil sabit yang dibawanya. Saksi juga melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan. Sedangkan pelaku dibawa oleh Dinas Kesehatan ke RSJ Lawang, Malang.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Pelaku dirujuk ke RSJ Lawang Malang oleh UPT Puskesmas Simo," terangnya.

Semetara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr Aris Setiawan menjelaskan pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa dan telah beberapa kali menjalani perawatan di RSJ, termasuk tiga kali dalam kurun waktu 2024 hingga 2025. Setelah dinyatakan stabil, pelaku biasanya dipulangkan dan melanjutkan pengobatan rutin melalui puskesmas setempat. Korban yang merupakan adik kandung pelaku diketahui selama ini justru berperan aktif dalam merawat, termasuk mengambilkan obat dan memastikan pelaku menjalani pengobatan secara rutin.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Selama ini korban yang merawat dan mengambilkan obat ke puskesmas. Sebelumnya juga tidak pernah ada riwayat kekerasan seperti ini,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.