Senin, 15 Jun 2026 10:01 WIB

Hilang Dua Hari, Nelayan Bangkalan Ditemukan Tersangkut di Pohon Mangrove

Proses evakuasi nelayan yang hilang sejak 2 hari lalu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Proses evakuasi nelayan yang hilang sejak 2 hari lalu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Muhammad Nari (47) yang sebelumnya hilang saat sedang mencari rajungan di laut, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan tersangkut di pohon mangrove yang terletak di pesisir Desa Tolbuk, Kecamatan Klampis, Bangkalan.

Kasatpolairud Polres Bangkalan, Iptu Muarib mengatakan korban ditemukan setelah dua hari hilang usai tenggelam saat melaut. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dan kondisinya telah membusuk.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Tewas di Muara Sreseh

"Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal siang tadi sekitar pukul 09.30," ujarnya, Sabtu (1/2/2025).

Ia mengatakan, korban diduga terbawa ombak hingga tersangkut di pohon mangrove. Sebab, sejak beberapa hari terakhir, kondisi laut cukup ekstrem dan berombak.

"Korban diduga terseret arus hingga tersangkut di pohon bakau,"imbuhnya.

Baca Juga: Tim SAR Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Gresik, Helikopter Dikerahkan

Setelah ditemukan, tim gabungan lalu mengevakuasi dan membawa korban ke rumah duka di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pejagan, Kota Bangkalan.

"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai kecelakaan dan menolak diautopsi maupun visum,"pungkasnya.

Baca Juga: Perahu Angkut Besi Tua Tenggelam di Gresik, Pencarian ABK Hilang Masih Dilakukan

Sebelumnya, Sebuah perahu yang ditumpangi 3 nelayan pencari rajungan tenggelam usai dihantam ombak di perairan Bangkalan. Dua nelayan berhasil selamat, 1 lainnya masih dinyatakan hilang.

Dua nelayan yakni Rafel Anggara Putra (23) dan Moh Adiem (31) warga Jalan Pertempuran, Kelurahan Pejagan, Kota Bangkalan berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Muhammad Nari tenggelam saat perahu terbalik.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.