Rabu, 17 Jun 2026 07:13 WIB

Perahu Angkut Besi Tua Tenggelam di Gresik, Pencarian ABK Hilang Masih Dilakukan

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 04 Mei 2026 09:05 WIB
Satpolairud Polres Gresik saat proses evakuasi korban meninggal dunia akibat perahunya tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik. (Foto: Humas Polres Gresik for jatimnow.com)
Satpolairud Polres Gresik saat proses evakuasi korban meninggal dunia akibat perahunya tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik. (Foto: Humas Polres Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kecelakaan laut terjadi di perairan depan pelabuhan umum Gresik, Sabtu (2/5/2026) malam. Sebuah perahu bermuatan besi tua yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam.

Akibat insiden tersebut, satu orang ABK ditemukan meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, perahu awalnya berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua.

“Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK, kemudian kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Saat melintas di perairan depan pelabuhan umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal yang melintas.

“Perahu kemasukan air, kemudian miring. ABK panik dan akhirnya perahu tenggelam,” jelasnya.

Dalam kejadian tersebut, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya. Sementara satu korban atas nama S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Adapun dua korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A (60) dan H (32), keduanya warga wilayah Gresik.

Nyoman menegaskan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan upaya pencarian secara maksimal.

“Polres Gresik melalui Satpolairud langsung bergerak cepat melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” tegasnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Pencarian terhadap dua korban hilang direncanakan dilakukan selama tujuh hari ke depan.

“Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga korban ditemukan,” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.