Perahu Angkut Besi Tua Tenggelam di Gresik, Pencarian ABK Hilang Masih Dilakukan
- Penulis : Bramanta
- | Senin, 04 Mei 2026 09:05 WIB
jatimnow.com - Kecelakaan laut terjadi di perairan depan pelabuhan umum Gresik, Sabtu (2/5/2026) malam. Sebuah perahu bermuatan besi tua yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam.
Akibat insiden tersebut, satu orang ABK ditemukan meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, sementara dua lainnya berhasil selamat.
Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan
Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, perahu awalnya berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua.
“Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK, kemudian kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Saat melintas di perairan depan pelabuhan umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal yang melintas.
“Perahu kemasukan air, kemudian miring. ABK panik dan akhirnya perahu tenggelam,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya. Sementara satu korban atas nama S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras
“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.
Adapun dua korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A (60) dan H (32), keduanya warga wilayah Gresik.
Nyoman menegaskan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan upaya pencarian secara maksimal.
“Polres Gresik melalui Satpolairud langsung bergerak cepat melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” tegasnya.
Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah
Pencarian terhadap dua korban hilang direncanakan dilakukan selama tujuh hari ke depan.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga korban ditemukan,” pungkasnya.
Editor : Bramanta