Jumat, 19 Jun 2026 01:57 WIB

Menteri Kebudayaan Apresiasi Pameran Keris Pusaka di Sumenep

Fadli Zon berikan penghargaan untuk Kapolres Sumenep. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Fadli Zon berikan penghargaan untuk Kapolres Sumenep. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pameran keris pusaka dalam acara peresmian Yayasan Helmi ART Museum Sumenep dan Besalen Santoso Sera Barat, Kecamatan Bluto, Sumenep mendapat apresiasi dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Dia juga memberikan penghargaan untuk Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso yang menginisiasi acara ini

Pengharhaan diberikan karena Henri menjadi kapolres pertama yang menyelenggarakan pameran pusaka, bursa pusaka, lelang pusaka, seminar budaya, lomba batu akik anti tembak, pangeran ludruk, dan sertifikat kompetensi pelaku budaya bidang perkerisan.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Penghargaan diberikan atas kontribusi kapolres dalam melestarikan dan memajukan warisan budaya tersebut. Ia berharap di wilayah lain, penegak hukum bisa turut berkontribusi dalam pelestarian budaya.

"AKBP Henri Noveri Santoso sebagai contoh nyata upaya pelestarian budaya. Beliau sangat aktif dalam upaya pelestarian seni dan budaya Sumenep,” ujar Fadli Zon, Jumat (31/1/2025).

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Fadli Zon berharap kesadaran para personel Polri khusus nya Polres Sumenep untuk melestarikan budaya Indonesia semakin tumbuh. Hal itu diperlukan agar budaya Indonesia bisa terjaga dan terus diperkenalkan ke berbagai penjuru.

“Harapannya, di Kabupaten Sumenep polisi bisa menjadi garda terdepan dalam memperkenalkan budaya Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso berterimakasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan yang dilakukannya sebagai bentuk pelestarian budaya yang diharapkan dapat memperkuat identitas kearifan lokal dan menjadi sumber pengetahuan, terutama bagi generasi muda.

"Terimakasih apresiasi dari Menteri Kebudayaan untuk kami. Kami akan terus berupaya melestarikan budaya dan mengajak generasi muda untuk mengenal serta turut berkontribusi melestarikan budaya Indonesia," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.