Sabtu, 06 Jun 2026 15:39 WIB

BMKG Kembali Beri Warning: Cuaca Ekstrem Masih Ancam Jawa Timur

Peta cuaca BMKG Jawa Timur di Juanda. (foto: BMKG Juanda for jatimnow.com)
Peta cuaca BMKG Jawa Timur di Juanda. (foto: BMKG Juanda for jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau pada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur.

Potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es pada periode Senin (27/1/2025) hingga Rabu (5/2/2025).

Baca Juga: Cuaca Bersahabat Warnai Akhir Pekan di Surabaya, Cuaca Cerah Seharian

Kepala BMKG Jawa Timur di Juanda, Taufiq Hermawan menambahkan, wilayah yang harus diwaspadai adalah Bangkalan, Banyuwangi, Kota Batu, Bojonegoro, Bondowoso, Kota Madiun, Kab. Pamekasan, Sumenep, Kota Surabaya, Mojokerto, Gresik.

Selain itu juga wilayah Jember, Jombang, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Tuban, Blitar, Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung dan Kota Probolinggo.

Taufiq menjelaskan, saat ini wilayah Jawa Timur berada di musim hujan dan sebagian besar wilayah sudah memasuki puncak musim hujan. Selain itu, adanya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer Rossby yang diprakirakan melintasi Jawa Timur mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan penghujan di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini, Akhir Pekan Cerah Tanpa Hujan

"Kondisi ini didukung dengan aktifnya Monsun Asia, serta suhu muka laut di perairan sekitar Jawa Timur yang hangat sehingga terjadi peningkatan suplai uap air ke atmosfer untuk pertumbuhan awan," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain itu diprakirakan terbentuknya daerah siklonik di wilayah Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur yang mendukung terbentuknya daerah konvergensi dan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Jawa Timur.

Taufiq menegaskan BMKG Juanda menghimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan.

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

"Lebih waspada untuk masyarakat yang tinggal di wilayah dengan topografi curam, bergunung atau tebing karena rentan terjadi banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.