Kamis, 18 Jun 2026 07:36 WIB

8 Tanggul di Ponorogo Jebol, Banjir Rendam Ratusan Hektare Sawah

Sawah terendam di Desa Purworejo Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Sawah terendam di Desa Purworejo Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 8 titik tanggul di Ponorogo dilaporkan jebol usai hujan deras. Akibatnya ratusan hektare sawah terendam banjir.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, kerusakan tanggul terjadi di beberapa desa, di antaranya Desa Purworejo, Desa Sendang, dan Desa Bringinan.

Baca Juga: Ratusan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember Diserang Hama Tikus

"Total ada 8 titik tanggul jebol. 6 titik di Desa Sendang, 1 titik di Desa Purworejo, dan 1 lagi di Desa Bringinan. Dampaknya, sekitar 100 hektare lebih sawah terendam,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, Kamis (23/1/2025).

Masun menjelaskan hujan deras pada 21 Januari 2025 sekitar pukul 17.00 WIB memicu luapan anak Sungai Bengawan Solo yang melewati wilayah tersebut. Jebolnya tanggul memiliki berbagai ukuran, mulai dari lebar 2 hingga 15 meter.

“Tanggul di Desa Bringinan memiliki kerusakan terbesar, dengan panjang jebol mencapai 15 meter. Sementara di Desa Purworejo, jebolannya sekitar 10 meter,” tambah Masun.

Baca Juga: Pakar Ungkap Bahaya El Nino Godzilla 2026 dan Langkah Mitigasinya

Dampak kerusakan ini dirasakan oleh petani, khususnya di Desa Purworejo, yang melaporkan sekitar 30 hektare sawah terendam banjir. Usia tanaman padi yang rata-rata baru 25-30 hari membuat petani di desa ini terancam gagal panen.

Kepala Desa Purworejo, Didik Subagio, mengungkapkan potensi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Satu kotak sawah membutuhkan biaya sekitar Rp1 juta. Dengan 217 kotak yang terendam, total kerugian mencapai Rp217 juta,” ujar Didik.

Baca Juga: 30 Hektare Tanaman Padi di Jember Diserang Hama Tikus, Salah Pola Tanam

Petani yang terdampak kini hanya bisa berharap adanya bantuan dan langkah cepat dari pihak terkait untuk memperbaiki tanggul serta mengatasi dampak banjir.

BPBD Ponorogo sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi pada 21-22 Januari 2025. Namun, curah hujan tinggi di wilayah selatan dan barat Ponorogo tetap memicu kerusakan besar, terutama pada infrastruktur tanggul.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.