Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

30 Hektare Tanaman Padi di Jember Diserang Hama Tikus, Salah Pola Tanam

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 06 Apr 2025 12:10 WIB
Wabup Djoko Susanto melihat langsung tanaman padi yang diserang hama tikus. (Foto: Fatkhul/jatimnow.com)
Wabup Djoko Susanto melihat langsung tanaman padi yang diserang hama tikus. (Foto: Fatkhul/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan hektar tanaman padi di wilayah Jember diserang hama tikus, dalam beberapa hari terakhir. Tanaman padi mereka habis sebelum masa panen.

Wakil Bupati Jember bersama Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember Sigit Boedi Ismoehartono serta Ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional (P3NA) Jumantoro meninjau lokasi itu, Sabtu (5/4/2025). 

Baca Juga: Ratusan Hektare Lahan Padi dan Jagung di Jember Diserang Hama Tikus

Turut hadir pengurus kelompok tani Dharma Mukti Kranjingan, Abdul Faseh yang menunjukkan langsung tanaman padi yang diserang hama tikus. 

Abdul Faseh, menyampaikan ada sekitar 30 hektar lebih sawah di daerahnya rusak terserang hama tikus. Sehingga banyak petani yang menanam padi mengeluh.

Yang mana tanaman padi yang diserang hama tikus rata-rata tanaman berumur 60 hari yang terus bertambah luas. 

"Kondisi tanaman yang diserang tikus sudah sangat parah dan petani terancam merugi," kata Abdul. 

Sedangkan Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Jember, Sigit Ismoehartono mengatakan penyebab serangan hama tikus, salah satunya terus menerus menanam padi. 

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Seharusnya, menggunakan pola tanam yang terputus. Artinya petani menanam padi secara terus menerus sepanjang tahun.

"Cara yang bisa dilakukan petani dengan mengubah pola tanam terputus. Bukan terus menerus tanam padi," saran Sigit. 

Selain itu, membasmi tikus juga bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari pengobatan, gropyokan, pengasapan dan pendirian rumah burung hantu.

Sementara itu, Wakil Bupati Jember Djoko Susanto, mengingatkan kepada para petugas penyuluh lapangan (PPL) agar lebih aktif mengkomunikasikan kondisi pertanian dengan dinasnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Saya mengingatkan kepada teman-teman PPL agar lebih aktif turun di lapangan dan mengkomunikasikan menjadi jembatan penghubung petani dengan dinasnya," pintanya.

Wabup juga mengimbau petani untuk mengikuti anjuran agar mengubah pola tanam terputus setiap musimnya.

Maka dengan demikian, upaya pencegahan serangan hama yang merusak tanaman padi atau lainnya bisa dengan mudah dihindari.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.