Rabu, 17 Jun 2026 16:45 WIB

Nasi Empok Sayur Bening Daun Kelor Khas Pasuruan, Laris Manis saat Weekend

Nasi empok sayur bening daun kelor di warung milik Sofiatul Husnah di Kabupaten Pasuruan. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Nasi empok sayur bening daun kelor di warung milik Sofiatul Husnah di Kabupaten Pasuruan. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kuliner tepi sawah legendaris nasi empok sayur bening daun kelor dapat dijumpai di seberang kolam renang Arsmeper79 Desa Karangrejo Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.

Kuliner yang satu ini memang cocok dinikmati saat melewati weekend bersama keluarga.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pemilik warung, Sofiatul Husnah (39) mengatakan sudah sejak 12 tahun yang lalu, ia berjualan nasi empok sayur bening daun kelor yang lezat dan nikmat hingga mempunyai pelanggan dari berbagai wilayah luar kota.

Sofi memilih berjualan nasi empok sayur bening daun kelor karena memiliki beberapa alasan.

"Menu yang saya jual dipilih karena memang belum ada yang jual di wilayah sini, selain itu termasuk menu legendaris. Alhamdulillah banyak orang tertarik dan jadi pelanggan sampai saat ini, karena orang yang beli merasa nostalgia dengan menu rumahan, disamping itu dipilih kelor dalam sajian menu karena menyehatkan degan banyak manfaat untuk kesehatan," ucapnya kepada jatimnow.com, Minggu (19/1/2025).

Seporsi menu nasi empok terdiri dari nasi putih yang dicampur dengan empok (butiran jagung) yang telah masak, urap-urap, ikan asin, dadar jagung, tempe kepal (mendol) dan sambal terasi.

Sofi menjelaskan cara membuat nasi empok yang enak dan tahan lama adalah dengan dicuci bersih sebelum dimasak dan proses pencampuran ketika keduanya (nasi putih dan nasi empok) sudah matang.

"Cara membuat nasi empok yang enak, kita cuci bersih buang putih-putihnya yang tertinggal di air, kemudian setelah bersih, siram dengan air panas, kita kukus dan jangan langsung dicampur dengan nasi putih. Kalau sudah sama-sama matang dan ada pembeli baru dicampur. Nasi empok dengan teknik seperti ini bisa tahan lama sampai seharian," jelasnya.

Sofi juga memaparkan kunci dalam membuat urap-urap agar tidak cepat basi adalah dengan mencampurkan serundeng kelapa yang dimasak kering.

"Cara buat urap-urapnya agar tidak cepat basi, sayur cuci bersih masukan air mendidih, jangan lama-lama, jika sudah terlihat empuk langsung angkat, diamkan dulu. Kemudian untuk serundengnya, gunakan kelapa parut yang disangrai dengan api kecil supaya tidak cepat basi," terangnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk bumbu serundeng kelapanya juga harus disangrai terlebih dahulu dengan bahan-bahan seperti bawang putih, kencur, laos, daun jeruk purut, gula pasir, gula jawa, garam sedikit dan cabai merah besar yang dihaluskan kemudian dicampur pada parutan kelapa, setelah itu sangrai api kecil sekitar 2 sampai 3 jam.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

"Dijamin tidak cepat basi, kalau yang cepat basi biasanya bumbu urap-urap yang basah," tegasnya.

Sementara untuk membuat sambal terasi yang sedap dan dengan aroma tidak menyengat, Sofi mengungkapkan dengan cara mengukus terasi lebin dulu.

"Sambal terasi khas cara buatnya yang berbeda dengan tempat lain. Jadi terasinya harus dikukus, tidak mentah. Dikukus dulu supaya tidak menyengat, cabainya tidak usah digoreng agar tetap segar, hanya tomat yang digoreng," terang Sofi.

Dengan merogoh kocek mulai Rp9 ribu hingga Rp13 ribu kita sudah dapat menikmati sepiring nasi empok beserta pilihan lauk pelengkapnya serta semangkok sayur bening kelor yang lezat.

"1 porsi Rp9ribu, pakai telur Rp13 ribu, sayur kelor semangkok Rp10 ribu, es teh Rp4 ribu," ujarnya.

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

Di hari weekend, Sofi mengaku mampu menjual nasi empok dengan menghabiskan masing-masing 3 penanak nasi untuk nasi putih dan nasi empok dengan pembeli dari dalam dan luar kota.

"Selain dari wilayah sini, pembeli juga pelanggan Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang. Rata-rat pelanggan disini awalnya karena lewat, mampir, besoknya balik lagi terus jadi pelanggan," tuturnya.

Sofi beryukur karena kekonsistenannya berjualan nasi empok dengan sayur bening daun kelor mampu membuatnya membangun rumah dan menabung emas.

Salah satu pembeli Dedi mengatakan kedatangannya dari Sidoarjo khusus untuk membeli nasi empok sayur bening daun kelor.

"Jauh-jauh khusus memang kesini menikmati nasi empok sayur bening kelor. Sedep, perpaduan rasanya pas, sambalnya tidak menyengat terasi, nasi empoknya benar-benar beda dengan di tempat lain, selain itu dinikmati pinggir sawah dengan suana rumah masa kecil jadi betah berlama-lama disini, apalagi harganya terjangkau," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.