Jumat, 19 Jun 2026 04:21 WIB

Pemeriksaan Urine di Terminal Bus Gayatri Tulungagung, Ini Hasilnya

Petugas memeriksa dan memasang stiker ke bus yang sudah diperiksa. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas memeriksa dan memasang stiker ke bus yang sudah diperiksa. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petugas gabungan dari Satlantas Polres Tulungagung, Dinas Perhubungan dan BNN setempat menggelar pemeriksaan bus antar-kota dan tes urine di Terminal Bus Gayatri.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang menggunakan jasa angkutan bus.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Taufik Nabila mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan selama musim liburan natal dan tahun baru. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari kelengkapan surat hingga kondisi kelayakan bus.

"Setiap armada bus yang masuk ke terminal langsung diperiksa oleh petugas gabungan. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, surat-surat kendaraan, dan surat izin pengemudi, hingga kelengkapan teknis kendaraan," ujarnya, Jumat (20/12/2024).

Untuk memastikan kendaraan benar-benar layak beroperasi, petugas memeriksa kondisi kelengkapan kendaraan, di antaranya fungsi lampu utama, lampu sein, wiper, ban, sabuk pengaman, dan klakson. Tak hanya memeriksa kendaraan, mereka juga menggelar tes urine terhadap seluruh awak bus.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Hasilnya negatif semua, tak ada sopir maupun kenek dan kondektur yang positif," terangnya.

Pemeriksaan ini akan rutin dilakukan setiap hari di terminal. Selain itu mereka juga akan memeriksa bus pariwisata yang masuk ke Tulungagung. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi bus tersebut layak beroperasi.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Kita juga memasang stiker ke bus yang sudah dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.