Kamis, 18 Jun 2026 10:38 WIB

Mengenal Sosok Tri Rahmat Subagio, Pemuda Tuban yang Jadi Duta Batik Indonesia

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Des 2024 09:43 WIB
Tri Rahmat Subagio berhasil menjadi Duta Batik Indonesia 2024. (Foto: Humas Pemkab Tuban)
Tri Rahmat Subagio berhasil menjadi Duta Batik Indonesia 2024. (Foto: Humas Pemkab Tuban)

jatimnow.com - Pemuda asal Tuban, Tri Rahmat Subagio berhasil menjadi Duta Batik Indonesia 2024. Ia terpilih menjadi juara dua atau 1st Runner Up Putera Batik Indonesia pada Grand Final Putera Puteri Batik Indonesia 2024 yang dihelat di Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya, Sabtu (30/11) lalu.

Sebelum dinyatakan sebagai pemenang, pemuda yang juga dikenal dengan nama Gio Maheswara ini harus mengikuti karantina selama sepekan di 3 lokasi yang berbeda, yakni Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya. Adapun, penilaiannya dilihat dari kemampuan peserta dalam melakukan presentasi dan promosi batik, hingga kegiatan membatik.

Baca Juga: Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital

Sebelum mengikuti ajang tingkat nasional yang diikuti peserta dari 30 provinsi di seluruh Indonesia tersebut, Gio juga telah mengikuti seleksi tingkat provinsi dan terpilih sebagai Putera Batik Jawa Timur 2024, sehingga berhak mewakili Jawa Timur di tingkat nasional.

“Prosesnya sangat tidak mudah. Hampir tiga bulan persiapan menuju tingkat nasional. Dapat bimbingan juga dari Disnakerin dan pengrajin batik di Kabupaten Tuban,” ungkap anak ketiga dari pasangan Ragum dan Almarhumah Suyatmi asal Desa Trutup, Kecamatan Plumpang ini dilansir laman Pemkan Tuban.

Gio merupakan barista tetap di PT Indomarco Prismatama yang juga sebagai leader sekaligus BA Point Coffee tahun 2024.

Selanjutnya, pada tahun 2025 mendatang, alumnus SMA Negeri 1 Widang yang memiliki beberapa ketrampilan di bidang seni, seperti menyanyi dan melukis, serta tergabung dalam Larasati Entertainment ini, akan mewakili Indonesia pada ajang Putera Puteri Batik Nusantara.

Baca Juga: Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui

Di ajang tersebut, ia harus berkompetisi dengan peserta lain, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga luar Indonesia.

“Tahun berikutnya, dari nasional ke nusantara. Di mana kami tidak hanya akan memperkenalkan kain batik saja, tapi juga berbagai jenis kain yang ada di Indonesia, seperti tenun, songket, ulos, dan sebagainya,” ujar Gio.

Ia mengaku berhasil meraih berbagai prestasi, salah satunya berkat dukungan penuh dari orang tua asuhnya, Ratna Handayani, yang berprofesi sebagai dokter gigi sekaligus sebagai pemilik butik Larasati dan pendiri organisasi Larasati Entertainment.

Baca Juga: Common Grounds Surabaya Hadirkan Barista Juara Dunia

Tak lupa, Gio berpesan agar generasi muda terus meningkatkan kepedulian dan menjaga warisan budaya Indonesia, khususnya batik agar eksistensinya tetap terjaga. Hal yang bisa dilakukan untuk melestarikan dan mencintai batik, tambahnya, bisa dimulai dari diri sendiri.

“Mari terus berkolaborasi bersama, semangat dalam membangun dan menjaga warisan batik Indonesia. Bisa dimulai dari diri kita masing-masing dengan mengenakan batik di kehidupan sehari-hari. Kenakan batikmu, lestari Indonesiaku,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.