Sabtu, 06 Jun 2026 22:01 WIB

Common Grounds Surabaya Hadirkan Barista Juara Dunia

Barista peraih podium World Brewers Cup, Bayu Prawiro, meracik kopi specialty saat sesi Behind The Bar dalam pembukaan gerai kedua Common Grounds di Jalan Kombes Pol M Duryat, Surabaya, Selasa (21/4/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Barista peraih podium World Brewers Cup, Bayu Prawiro, meracik kopi specialty saat sesi Behind The Bar dalam pembukaan gerai kedua Common Grounds di Jalan Kombes Pol M Duryat, Surabaya, Selasa (21/4/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembukaan gerai kedua Common Grounds di Surabaya langsung menyedot perhatian penikmat kopi. Program Behind The Bar yang menghadirkan barista berprestasi dunia membuat pengunjung memadati outlet di Jalan Kombes Pol M Duryat, Selasa (21/4/2026).

Nama Bayu Prawiro menjadi magnet utama. Juara Indonesia Brewers Cup 2025 sekaligus runner-up World Brewers Cup 2025 itu meracik kopi langsung di hadapan pengunjung. Aksi tersebut memberi pengalaman langka bagi coffee addict yang ingin mencicipi standar racikan kelas dunia tanpa harus keluar negeri.

Baca Juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

Selama dua hari, Bayu membawa dua biji kopi asal Ecuador dengan karakter berbeda. Keduanya berasal dari spesies Arabika, tetapi varietas Typica Majorado dan Sidra menghadirkan profil rasa kontras.

“Typica Majorado punya karakter elegan dan floral, ringan seperti teh bunga. Sementara Sidra lebih fruity dengan keasaman yang lebih terasa, lebih bright, dan proses roasting-nya sedikit lebih tinggi,” ujar Bayu.

Keunikan lain datang dari asal kopi yang masih satu keluarga. Typica Majorado diolah oleh Jose Jijon dan Francisco Vintimilla, sedangkan Sidra diproses oleh ayah mereka, Pepe Jijon.

“Dari satu negara, bahkan satu keluarga, hasilnya bisa sangat berbeda. Itu yang saya ingin tunjukkan ke pengunjung,” katanya.

Antusiasme terlihat sejak pagi. Puluhan pengunjung mengikuti sesi private profiling sebelum sesi utama berlangsung pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Banyak yang baru pertama kali mencoba filter coffee tanpa campuran susu.

Baca Juga: Synchroma Fest 2026 di Surabaya, Ruang Temu Kopi, Musik, dan Edukasi

Bayu ingin memperluas cara menikmati kopi hitam, terutama bagi pemula. “Filter coffee bisa jadi pintu masuk. Teksturnya ringan, tidak terlalu kuat, jadi lebih mudah dinikmati,” ujarnya.

Di balik panggung, Bayu sebenarnya bukan barista penuh waktu. Ia menjabat Head of Creative di Common Grounds dan menangani produksi visual serta konten. Dunia kopi ia tekuni sebagai passion hingga mengantarkannya ke panggung internasional.

Owner Common Grounds, Samuel Lie, menyebut program Behind The Bar sebagai cara menghadirkan pengalaman langsung kepada pelanggan sekaligus membuka akses edukasi kopi.

“Acara pembuka kami memang ingin kembali ke kopi. Kami tampilkan orang-orang dengan prestasi agar pengunjung bisa merasakan kualitas yang biasa ada di kompetisi dunia,” kata Samuel.

Baca Juga: Arek Suroboyo Taklukkan Bali, Fendik Kiswanto Juara MILKLAB Barista Battle 2025

Kehadiran gerai di pusat kota juga menyasar kebutuhan ruang produktif. Kawasan tersebut dinilai cocok bagi pekerja, pelaku bisnis, hingga komunitas yang membutuhkan tempat bertemu.

Common Grounds membawa kombinasi biji kopi lokal dan internasional untuk memperkuat posisinya di pasar Surabaya. Dengan sejumlah barista berprestasi di level global, mereka membidik segmen penikmat kopi yang mencari pengalaman lebih dari sekadar minuman.

Samuel yakin pasar Surabaya siap menyerap konsep tersebut. “Kami ingin tempat ini jadi tujuan bagi siapa saja, dari anak muda sampai profesional, yang ingin menikmati kopi dengan standar dunia,” ujarnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.