Selasa, 23 Jun 2026 08:46 WIB

Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui

Uung Victoria Finky memberikan edukasi teknik menyusui kepada seorang ibu di Pulau Kangean melalui praktik langsung menggunakan alat peraga. (Foto: Mom Uung for jatimnow.com)
Uung Victoria Finky memberikan edukasi teknik menyusui kepada seorang ibu di Pulau Kangean melalui praktik langsung menggunakan alat peraga. (Foto: Mom Uung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gema gerakan sosial #BersamaMomUung akhirnya mendarat di pesisir Pulau Kangean, wilayah paling timur Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Uung Victoria Finky, sosok di balik jenama pendukung ibu menyusui tersebut, membawa misi besar. Yakni membedah problem nutrisi anak di daerah yang selama puluhan tahun terkendala akses informasi kesehatan.

Baca Juga: Talkshow Nutrisi hingga Kids Parade Meriahkan Acara Frisian Flag Surabaya

Langkah Uung bukan sekadar agenda bisnis. Sebagai ibu tiga anak, perjalanan 14 jam mengarungi laut menuju pulau tersebut menjadi ziarah personal.

Ia mengingat betul betapa rapuhnya mental seorang ibu saat menghadapi fase menyusui sendirian tanpa dukungan sistem yang memadai.

"Menyusui sering kali terasa sunyi. Ada rasa lelah dan cemas yang sulit diceritakan. Ibu-ibu di pelosok butuh lebih dari sekadar teori; mereka perlu dirangkul dan didengar," tutur Uung saat memulai agenda edukasi pada akhir April 2026.

Bersama tim medis dari CHeNECE Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Founder Mom Uung itu menyisir pemukiman warga melalui metode home visit.

Di sana, kenyataan pahit ditemukan. dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med.Sc., Sp.A., mencatat grafik tumbuh kembang anak di wilayah kepulauan tersebut masih didominasi kasus gizi kurang atau stunting.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Penyebabnya bukan semata-mata kemiskinan, melainkan pola asuh yang keliru. dr. Ikhsanuddin Qoth’i menemukan praktik pemberian air tajin sebagai pengganti air susu ibu masih lumrah di kalangan warga lokal. Mitos bahwa ASI tidak lancar menjadi alasan utama para ibu menyerah pada nutrisi alami.

"Masalahnya bukan soal kuantitas susu, tapi keyakinan hati. Ketenangan ibu menentukan kelancaran ASI. Jika mereka didampingi dan merasa aman, proses nutrisi alami tersebut pasti berjalan," jelas dr. Ikhsan saat memberikan bimbingan teknik laktasi kepada warga.

Selama di Kangean, tim konselor laktasi melakukan praktik langsung. Mereka mengajarkan teknik perlekatan hingga manajemen MPASI sesuai usia anak. Antusiasme terlihat jelas saat puluhan ibu berkumpul, menyimak setiap instruksi medis dengan saksama.

Uung memandang fenomena tersebut sebagai bukti nyata bahwa semangat para ibu di pelosok sangat tinggi, hanya saja sarana informasinya yang tersumbat.

Baca Juga: Uung Victoria Finky: Perawatan Rambut Anak Tak Harus di Salon Konvensional

Baginya, turun langsung ke lapangan merupakan satu-satunya cara memastikan kampanye kesehatan tidak berhenti menjadi slogan di media sosial, namun menjadi solusi konkret di dapur-dapur rumah warga.

Edukasi mendalam dan pendampingan laktasi ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi masyarakat Kangean agar anak-anak mereka tumbuh sehat tanpa bayang-bayang stunting.

Misi di ujung timur Madura tersebut barulah permulaan dari peta panjang gerakan sosial yang ingin menyasar lebih banyak wilayah terisolasi di Indonesia.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.