Senin, 08 Jun 2026 00:55 WIB

Menikmati Segarnya Bir Jawa yang Berkhasiat Bagi Tubuh

Arif menyajikan bir Jawa andalannya
Arif menyajikan bir Jawa andalannya

jatimnow.com - Minuman bir identik dengan efek memabukkan dan tak baik bagi kesehatan. Namun bir satu ini justru dianggap memiliki khasiat bagi setiap orang yang meminumnya. 

Bir Jawa, orang menyebutnya, konon menjadi minuman favorit dari Raja Pakubuwono ke VIII. Ini terbukti dengan daya tarik bir yang ada dalam Festival Lawang Kota Tua yang diadakan di Pujasera Lawang, sejak Kamis 27 September 2018 hingga Sabtu 29 September 2018. 

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Sang pembuat bir Jawa, Arif Puji Prasetyo, mengemukakan ide awal pembuatan minuman bir Jawa ini berasal dari kebiasannya blusukan kuliner di Yogyakarta. 

"Ide awalnya memang sering blusukan kuliner - kuliner terutama di Yogyakarta, kebetulan banyak teman di sana," ujar pria asli Sidoarjo ini. 

Bir Jawa sendiri dikenalkan oleh Pakubuwono VIII saat menjamu pemerintah Hindia Belanda saat zaman penjajahan. 

"Kala itu orang - orang Belanda kedinginan lalu ingin minum bir yang bisa membuat hangat. Tapi Pakubuwono tidak mau karena bir memabukkan. Lalu olehnya dikenalkan dan diajak minum bir yang tidak memabukkan. Ternyata orang - orang Belanda justru suka. Dari situ bir Jawa populer," terang Arif bercerita sejarah singkat bir Jawa yang ia buat. 

Nah untuk membuat bir Jawa sebenarnya tak perlu sulit dan membutuhkan waktu lama. Berbahan baku dari tanaman - tanaman alami seperti jahe, kayu secang, kapulaga jawa, rempelo, daun serai, kelapa, ditambah jeruk nipis. 

Pertama, rebus air lalu masukkan semua bahan - bahan mulai jahe hingga gula batu, kemudian dikocok - kocok, terakhir tambahkan jeruk nipis untuk menimbulkan efek busa - busa layaknya bir pada umumnya. 

Aroma jahe bercampur dengan berbagai rempah - rempah menjadikan minuman bir jawa ini benar - benar menyegarkan badan. Terlebih ketika siang hari dalam kondisi panas, diminum dengan dingin bisa menggairahkan tubuh beraktivitas. 

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Sementara jika malam hari dan udara dingin menyerang seduhan bir jawa yang hangat bisa menghangatkan tubuh dan dipercaya dapat menghilangkan masuk angin, kelelahan, dan pusing. 

Bagi anda yang ingin menikmati sajian bir Jawa ini cukup merogoh kocek Rp 8.000 untuk kemasan bir dalam gelas berukuran 40 ml. 

"Minuman ini memang varian baru di kedai yang saya miliki. Jadi sekalian untuk promosi dan mengenalkan ke masyarakat minuman tradisional," ucapnya. 

Satu lagi nih, bir Jawa lebih nikmat jika dimakan bersama makanan - makanan tradisional Jawa seperti rondo royal alias tape goreng, ketela, hingga ketan. 

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Sebelumnya, Arif telah menyajikan beberapa minuman kopi di antaranya robusta Dampit dan robusta B29 dari Lumajang di kedai Lembu Suro miliknya yang terletak dekat Stasiun Kereta Api Lawang. 

Terkait festival Lawang Kota Tua, Arif berharap agenda yang pertama kali digelar ini bisa menjadi agenda rutin tahunan yang mampu menarik wisatawan berkunjung ke Lawang. 

"Semoga rutin diadakan lah. Lawang ini kan banyak bangunan - bangunan peninggalan Belanda yang juga memiliki sejarah. Semoga bisa menambah destinasi wisata di Malang," pungkasnya. 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.