Sabtu, 20 Jun 2026 07:22 WIB

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 07 Jun 2026 10:30 WIB
Dua atlet bertarung dalam Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di GOR Jayabaya Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Dua atlet bertarung dalam Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di GOR Jayabaya Kota Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - 1.232 atlet dari 85 tim yang berasal dari delapan provinsi di Indonesia bertarung dalam Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di GOR Jayabaya Kota Kediri. Kejuaraan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Sabtu (6/6/2026).

Mayjen TNI Amrin Ibrahim mengungkapkan bahwa sebanyak 1.232 peserta, akan bertarung di tiga kategori, yakni Poomsae, Kyorugi, dan Freestyle, dengan peserta berusia 6 hingga 27 tahun mulai dari tingkat pemula hingga yang sudah berprestasi. Mereka diharapkan dapat menjadi bibit-bibit atlet terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Baca Juga: Srikandi Taekwondo Kabupaten Kediri Sabet Emas di Piala Wali Kota Surabaya

Ia menjelaskan bahwa seri Kota Kediri merupakan seri ketiga dari rangkaian Kejuaraan Ksatria Nusantara PBTI Series, sebelumnya ada di Medan dan Denpasar. Setelah Kediri, kejuaraan akan berlanjut di Bandung dan Lampung sebelum memasuki puncak kegiatan berupa 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 1-5 Agustus 2026 dan direncanakan diikuti oleh 21 negara.

“Mudah-mudahan dari kejuaraan ini akan lahir para Ksatria Nusantara yang nantinya dapat mewakili Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional, termasuk Asian Taekwondo Championship yang akan digelar di Jakarta,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Umum II PBTI juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kediri, panitia, masyarakat, serta seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan tamu yang hadir di Kota Kediri. Menurutnya, menjadi tuan rumah kejuaraan internasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Kota Kediri.

Baca Juga: Livoli Divisi Utama 2023: BIN Pasundan Selangkah Lagi ke Grand Final

“Tahun lalu Alhamdulillah Kota Kediri dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan nasional Taekwondo. Tahun ini kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series. Semoga seluruh peserta merasa nyaman berada di Kota Kediri dan pulang dengan membawa kesan yang baik,” ujarnya.

Mbak Vinanda juga mengapresiasi terpilihnya Kota Kediri sebagai salah satu dari lima kota penyelenggara Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series. Kesempatan tersebut selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mengembangkan sport tourism melalui program Kediri City Tourism.

“Adanya kompetisi tingkat nasional maupun internasional seperti ini semakin menambah portofolio dan kesiapan Kota Kediri dalam menggelar berbagai event olahraga. Kami berharap ke depan semakin banyak kejuaraan dari berbagai cabang olahraga yang diselenggarakan di Kota Kediri,” ungkapnya.

Baca Juga: Harga Tiket Final Four Livoli Divisi Utama 2023 di GOR Jayabaya Kediri dan Cara Pembeliannya

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa kejuaraan olahraga tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda. Melalui olahraga, atlet dapat belajar disiplin, sportivitas, kerja keras, dan mental juara.

Kepada para atlet yang bertanding, Wali Kota Kediri berpesan agar menjadikan kejuaraan ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.