Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Pembalap Indonesia Target Green Jersey Diajang Balap Sepeda Banyuwangi

Pembalap di International Tour de Banyuwangi Ijen
Pembalap di International Tour de Banyuwangi Ijen

jatimnow.com – Pembalap Indonesia dari PGN Cycling Team Jamalidin Novardianto menargetkan merebut green jersey yang kini masih di tangan Mathew Zenovich, pembalap asal St George Continental Australia.

Setelah berhasil finish pertama pada etape kedua International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) kemarin, dirinya memperoleh 15 poin.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dietape ketiga saat ini yang start di RTH Maron Genteng mengaku akan membantu rekan setimnya untuk mendapatkan green jersey.

"Empat teman saya semuanya climber, saya akan berusaha untuk mendorong tim untuk merebut poin," ujarnya, Jumat (28/9/2018).

Diketahui, 4 pebalap asal PGN Cycling Team Indonesia diantaranya, Odi Purnomo Setiawan, Bambang Suryadi, Dadi Suryadi, dan Jamal Hibatullah. "Mereka semua climber," sebut Nova.

Dietape tiga kali ini, para pembalap bakal melintasi dua tanjakan (King of Mountain (KOM)) kategori tiga, yakni tanjakan di Sumberbulu, Kecamatan Songgon dan Pakel, Kecamatan Licin.

Dua tanjakan tersebut tak bisa dianggap remeh, sebab selisih waktu pemegang yellow jersey, Marcus Culey (St George Continental Cycling Team) terpaut hanya 1 menit 38 detik dari pesaing terdekatnya, Mathew Zenovich dan Benjamin Dyball.

Menurut Chairman ITdBI Guntur Priambodo, lintasan itu tergolong rute berat karena selain ada tanjakan juga ada rolling. Para rider akan menemui tanjakan di kilometer 67,7 dan tanjakan di Pakel pada 112,6 km.

"Pembalap akan mulai menanjak di kawasan Songgon, lalu rolling (naik turun, Red). Kemudian naik lagi di daerah Pakel untuk finish di Kantor Pemkab," kata Guntur.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Guntur memprediksi pertarungan sengit ITdBI akan dimulai pada etape tiga, sepanjang 139,4 kilometer.

"Dari 4 etape ITdBI, 3 etape diantaranya merupakan etape tanjakan, yakni di hari pertama, ketiga, dan keempat. Meski tidak curam, tapi dua tanjakan tersebut bisa membuat selisih tipis waktu antar pembalap," jelas Guntur.

Menurut Guntur, pertarungan hari ini termasuk stage yang penting bagi para pembalap untuk mencari gap waktu. "Jika bisa membuat gap, dietape terakhir mereka bisa punya modal untuk menghadapi kategori tanjakan paling berat dalam standar federasi balap sepeda dunia, hors categorie di Ijen," jelas Guntur.

Guntur meyakini para pembalap climber sudah mulai berhitung berapa kans mereka untuk menaklukkan tanjakan di Sumberbulu dan tanjakan Pakel. Karena pebalap nantinya akan mengalami kesulitan menghadapi tanjakan di Erek-erek sebelum finish di Paltuding Ijen pada etape terakhir besok.

"Marcus Culey kalau tidak bisa menjaga selisih waktunya akan kalah. Kita lihat saja nanti bagaimana kerja tim para pembalap ini," kata Guntur.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Rata-rata tim kontinental, kata Guntur, telah menyiapkan para climber untuk menaklukkan tanjakan di balap sepeda kategori 2.2 ini.

Tim yang berpeluang diantaranya, St George Continental Cycling Team Australia, Kinan Cycling Team dari Jepang dan PGN Road Cycling Team dari Indonesia.

"St George ini tim hebat, yang para pembalapnya punya kemampuan di atas rata-rata. Secara totalitas, kelima pembalapnya bagus, climber semua. Begitu juga Kinan dan PGN," ujarnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.