Jumat, 19 Jun 2026 10:40 WIB

Pemilih Disabilitas di Sampang Capai 1.116 Orang, KPU: Semua Punya Hak Sama

Ilustrasi. Disabilitas saat menggunakan hak suaranya. (Foto: Abdul for jatimnow.com)
Ilustrasi. Disabilitas saat menggunakan hak suaranya. (Foto: Abdul for jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang Pilkada serentak 2024 petugas telah mendata masyarakat yang memiliki hak pilih. Di Sampang, sebanyak 1.116 pemilih berasal dari kalangan berkebutuhan khusus atau disabilitas. Namun kondisi itu tak membuat para pemilih itu kehilangan hak suaranya.

Ketua KPU Sampang, Aliyanto mengatakan ada ribuan pemilih dari kaum disabilitas yang akan memberikan hak pilihnya pada pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sampang. Para pemilih nantinya akan dibantu petugas di TPS saat hari pencoblosan.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Seluruh masyarakat yang memiliki identitas di Sampang memiliki hak suara yang sama, termasuk pemilih berkebutuhan khusus. Nanti pemilih tersebut akan dibantu oleh petugas kami, " ujarnya, Senin (7/10/2024).

Ia menambahkan, DPT Sampang ditetapkan sebanyak 737.832 orang dengan rincian 369.665 untuk pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak 378.167 yang ada di 14 Kecamatan se Kabupaten Sampang berjumlah 1.344 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga: Dari Kursi Roda, Karya Rajut Disabilitas di Kediri Ini Tembus Pasar Internasional

"Untuk pemilih disabilitas ada sebanyak 1.116 orang yang bisa menggunakan hak pilihnya di November nanti, " imbuhnya.

Aliyanto menyampaikan, agar hak suara tersampaikan secara efisien, KPU telah menyiapkan simulasi pengumuman suara yang akan melibatkan para disabilitas.

Baca Juga: IWAPI Surabaya Rangkul Anak Disabilitas Lewat Keranjang Lebaran 2026

"Selama simulasi pemungutan suara nanti akan disediakan sarana dan prasarana khusus bagi disabilitas yang nantinya akan disosialisasikan. Sehingga ada kemudahan dalam proses pencoblosan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.