Jumat, 19 Jun 2026 07:48 WIB

Desainer FikyAisha Bakal Tampilkan Batik Tanjung Bumi Bangkalan di JMFW

Desainer muda asal Bangkalan Ning FikyAisha. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Desainer muda asal Bangkalan Ning FikyAisha. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Desainer muda asal Bangkalan, Ning FikyAisha akan menampilkan batik lokal asal Kecamatan Tanjung Bumi pada gelaran Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) pada 9-12 Oktober nanti.

Perempuan yang akrab disapa Ning Fiky mengatakan, terdapat 8 busana rancangannya yang akan tampil di JMFW nanti. Seluruh busana juga akan menggunakan kombinasi kain batik tulis dan batik cap.

Baca Juga: Besutan Melangkah ke Jakarta, Bawa Misi Menyelamatkan Ludruk

"Untuk batik tulis kami menggunakan kain batik dari Tanjung Bumi. Dengan corak dan warna khas, kami akan tampilkan batik ini di JMFW agar semua masyarakat tau indahnya kain batik asli Bangkalan ini," ujarnya, Jumat (4/10/2024).

Ia mengatakan, untuk kain batik cap, ia gunakan motif yang ia ciptakan sendiri. Motif itu terinspirasi dari ukiran pada pasarean Syarifah Ambami Rato Ebu yang ada di Aermata, Kecamatan Arosbaya.

Baca Juga: Mahasiswa FIK Ubaya Sabet Tiga Gelar di Asian Student Fashion Week 2026

"Dari situ kemudian saya jadikan motif, lalu dibuatkan plat untuk cap motif batiknya hingga menjadi kain batik cap yang saya gunakan untuk busana ini," imbuhnya.

Ning Fiky berharap dengan usahanya memperkenalkan batik lokal itu bisa membuat masyarakat lebih bangga menggunakan batik terutama hasil karya asli Bangkalan.

Baca Juga: Menjelajahi Bhutan, Destinasi Spiritual yang Menghidupkan Tradisi Kuno

Menurutnya, batik merupakan kain yang unik dan seharusnya masyarakat bangga menggunakan batik.

"Saya berharap masyarakat bangga menggunakan batik dan harus memperkenalkan batik keluar agar mereka tau bahwa Bangkalan memiliki kain batik khas yang tidak kalah dengan daerah lain," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.