Kamis, 18 Jun 2026 04:17 WIB

Aktivitas Perumahan di Jember Dibekukan: Rumah Warga Retak hingga Perizinan Janggal

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 13 Sep 2024 20:14 WIB
DPRD Jember saat sidak di lokasi pembangunan perumahan (foto: Sugik/jatimnow.com)
DPRD Jember saat sidak di lokasi pembangunan perumahan (foto: Sugik/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aktivitas pembangunan Perumahan di Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Jember membuat warga sekitar geram. Warga mengeluhkan temboknya mengalami retak-retak.

"Yang pasti saya paling dirugikan, dan saya menduga proyek ini tidak punya izin, saya sendiri tidak pernah dimintai tanda tangan," kata Abdus Salam warga setempat, Jumat (13/9/2024). 

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

Menurutnya, pihak pengembang dari PT Arjuna Muda Mandiri Property tidak memiliki etika baik karena tak mau memberi ganti rugi.

Ia meyakini, keretakan beberapa tembok rumahnya bersama warga di tersebut karena pengoperasian alat berat, dampak dari getaran hingga senggolan, dengan temboknya.

"Saya dan anak saya trauma. Takut sewaktu-waktu ada hujan besar. Saya yakin rumah saya bija-bisa ambruk, saya meyakini itu kalau dibiarkan begini," kesalnya. 

Salam saat menunjukkan rumahnya yang retak (foto: Sugik/jatimnow.com)Salam saat menunjukkan rumahnya yang retak (foto: Sugik/jatimnow.com)

Aktivitas Dibekukan

Keluhan Salam pun mendapat atensi dari DPRD Jember. Mereka pun melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada proyek perumahan tersebut. Rombongan DPRD yang baru dilantik tersebut, lanvsung menuju RT 01 RW 08 kelurahan setempat untuk melakukan mediasi pada pengembang.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Rombongan di pimpin langsung oleh kandidat Ketua Komisi A DPRD Jember David Handoko Seto. Ia melihat tembok-tembok warga yang rusak. Selain itu ada juga beberapa temuan lain seperti penyumbatan saluran air akibat proyek tersebut.

"Harusnya, dibuatkan dulu saluran air yang benar. Ini kalau hujan besar dan pasti banjir," ucap David.

Politisi NasDem itu juga mempertanyakan kelengkapan izin dari pengembang, karena banyak pengerjaan yang tak sesuai dengan alur prosedur.

Salah satunya adalah saluran tersier persawahan yang di kubur. Akibatnya, hilirisasi air menjadi tidak normal karena dampak pembangunan perumahan tersebut.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Kami mencurigai, apa sudah keluar dari LSD atau belum. Karena kalau kami lihat fisiknya, sawah ini masih produktif," jelasnya. 

"Kami (juga) akan mempertanyakan, sampai mana mereka mengurus perizinan. Faktanya barusan dapat informasi, masyarakat di sini belum ada adapun satupun yang dimintai persetujuan, baru rencana malam ini," sambungnya.

Dilokasi, lanjut David, pihak pengembang tak dapat menunjukkan izin operasional pembangunan perumahan. Pihaknya pun sepakat aktivitas tersebut di bekukan sementara, hingga pengembang bisa menunjukkan izin operasional.

"Kita minta untuk dihentikan dulu, pola pengerjaannya diperbaiki, kita cek nanti perizinannya. Kalau perizinannya sudah lengkap, masyarakat memberikan persetujuan dan sebagainya, silahkan," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.