Senin, 22 Jun 2026 13:52 WIB

KPU Jember Kembalikan Berkas 2 Bapaslon, Perbaikan Ditunggu Besok

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 06 Sep 2024 11:28 WIB
Komisioner KPU Jember Divisi Teknis Hendra Wahyudi. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Komisioner KPU Jember Divisi Teknis Hendra Wahyudi. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kedua berkas bakal pasangan calon (Bapaslon) Pilkada Jember belum lengkap 100 persen. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember pun mengembalikannya agar diperbaiki.

"Barusan serah terima terkait hasil verifikasi berkas, yang sudah kita laksanakan sejak 29 Agustus kemarin," kata Komisioner KPU Jember Divisi Teknis Hendra Wahyudi, Kamis (5/9/2024).

Baca Juga: DPRD Jember Bersurat ke Mendagri, Angkat Gus Fawait dan Berhentikan Hendy

"Hasilnya, dari dua Bapaslon ini kita kembalikan, karena belum bisa melengkapi 100 persen dan kita targetkan paling akhir 7 September kumpul di KPU Jember," sambungnya.

Menurut Hendra, di PKPU perbaikan berkas memang tanggal 8 September. Namun karena tanggal 8 September harus finish, dan harus laporan ke Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI, maka pihak KPU Jember menarget lebih awal.

"Maka disepakati tanggal 7 September menyerahkan 100 persen persyaratan yang belum lengkap atau belum tercukupi," ucapnya.

Hendra menyebut, beberapa hal yang masih kurang, yakni salah satunya ijazah pendidikan belum dilegalisir, termasuk ijazah gelar akademik belum juga.

"Karena semua dari dua bapaslon ini menyertakan gelarnya, jadi harus ada legalisir. Ijazah untuk. S1, S2 maupun S3," jelasnya.

Baca Juga: KPU Jember Resmi Tetapkan Bupati dan Wabup 2025-2030, Fawait: Awal Perjuangan

Selanjutnya, Hendra mengatakan, ada tanda terima pajak 5 tahun terakhir juga belum. Ini karena ada yang belum diupload di Silon (Sistem Informasi Pencalonan). Tapi secara fisik sudah ada.

"Salah satu contoh yang ada, surat keterangan calon terpilih belum terupload di silon. Karena kita tadi juga nunggu, maka sampai sore ini belum selesai dan masih ada waktu sampai tanggal 8 September. Jadi semua Bapaslon mempunyai kekurangan," urainya.

Kalau dipresentasikan, menurut Hendra, kelengkapan berkas bapaslon sudah mencapai 90 persen.

Sedangkan terkait surat pengunduran diri dan surat keterangan terpilih anggota DPRD Jawa Timur dari Muhammad Fawait sudah ada. Tapi memang di Silon belum terupload.

Baca Juga: Bawaslu Jember Tangani 42 Dugaan Pelanggaran Pilkada, 21 Diantaranya Pidana

"Jadi kita masih sama-sama bareng LO (Liaison Officer) untuk mengupload bareng-bareng, didampingi oleh oleh staf teknis biar cepat," ujar Hendra.

Hendra menegaskan, nanti KPU Jember akan mengumumkan kembali tanggal 7 September, senyampang tidak bersinggungan dengan pribadi, tetap akan disampaikan.

"Kalau LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) mulai awal sudah ada, tetap yang paling akhir 2024 atau sekarang. Kalau belum keluar berarti 2023, karena belum akhir tahun," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.