Minggu, 14 Jun 2026 13:46 WIB

5 ODGJ di Jember Dinyatakan Sembuh Bisa Nyoblos saat Pilkada 2024

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 03 Sep 2024 12:11 WIB
Komisioner Bawaslu Jember Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Wiwin Riza Kurnia (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Komisioner Bawaslu Jember Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Wiwin Riza Kurnia (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - 5 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jember sudah bisa menggunakan hak pilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, setelah dinyatakan sembuh.

Komisioner Bawaslu Jember Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Wiwin Riza Kurnia mengatakan, pihaknya saat ini melakukan perbaikan-perbaikan daftar pemilih di PPS dan PPK.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

"Yang jadi fokus kita, akurasi data pemilih, karena bagaimanapun juga data pemilih tonggak demokrasi berjalannya pilkada nanti. Supaya semua hak pilih masyarakat bisa terakomodir, terutama masyarkat yang punya atau bahkan memenuhi syarat jadi pemilih," katanya, Selasa (3/9/2024).

Wiwin mengaku, memang di Jember ada banyak hal yang harus diperbarui. Ada data anomali, atau pemilih tidak dikenal dan pemilih ganda. Untuk anomali, sudah disaran ke KPU dan sudah ditindaklanjuti.

Termasuk, lanjut Wiwin, ODGJ yang sudah dinyatakan sembuh bisa menggunakan hak pilihnya. Treatment dan perlakukan bagaimana itu juga dikawal

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

"Kemarin ada 44 orang, yang kita datangi ke Liponsos, tapi ada 5 orang yang bisa kita ajak bicara dan sudah memenuhi syarat untuk bisa menggunakan hak pilihnya," sebutnya.

Sedangkan untuk 39 ODGJ masih belum mendapatkan haknya, karena kondisi masih belum bisa dinyatakan sembuh.

Baca Juga: Terlibat Cek Cok, ODGJ di Tulungagung Bacok Adik Kandungnya

"Yang lainnya masih belum cukup dinyatakan sembuh," tuturnya.

Selain itu, Bawaslu Jember juga kemudian juga melakukan pendataan kepada disabilitas, dan pemilih pemula.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.