Kamis, 11 Jun 2026 14:48 WIB

Jamasan Pusaka Awali Prosesi Hari Jadi Trenggalek ke-830

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengikuti jamasan pusaka. (dok. Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat mengikuti jamasan pusaka. (dok. Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jamasan pusaka mengawali prosesi Hari Jadi 830 Trenggalek. Mengusung tema "Pinayungan Kaluhuran" tersirat doa dan harapan agar senantiasa mendapatkan kemuliaan.

Sebanyak dua Tombak Korowelang, Sungsung Tunggul Nogo, Panji Kabupaten Trenggalek dan dua pusaka pemberian Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X dibersihkan melalui sebuah prosesi adat untuk disemayamkan semalam. Kemudian diboyong kembali ke Pendopo Manggala Praja Nugraha dalam prosesi hari jadi.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Bupati Trenggalek, Mochamad  Nur Arifin mengatakan jamasan ini menjadi tradisi yang digelar setiap tahun. Jamasan pusaka merupakan penanda diawalinya prosesi Hari Jadi Trenggalek.

“Ini dalam rangka prosesi Hari Jadi Trenggalek yang ke-830. Alhamdulillah pusaka di Trenggalek dari beberapa tahun yang lalu sudah lengkap. Prasastinya ada, kemudian juga seluruh pusaka seperti tombak, payung, semuanya lengkap," ujarnya, Jumat (30/8/2024). 

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

Bupati yang biasa disapa Mas Ipin ini menambahkan jamasan ini dirasa istimewa karena mereka mendapat pusaka dari Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono ke-10. Terdapat dua tombak dan payung. Pusaka ini ikut dijamas sebagai simbol Trenggalek merefleksikan diri di 830 tahun ini.

“Semoga kita punya semangat baru untuk bersama-sama membangun Trenggalek," imbuhnya.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

Setelah dijamas, pusaka ini akan diinapkan di Kamulan. Untuk pusaka baru dari Jogja di inapkan di kota. Sedangkan pusaka milik bupati terdahulu akan diinapkan di Kampak. 

"Kenapa Kampak dipilih, karena di sana sebelum prasasti Kamulan diketemukan sudah ada yang diberikan Mpu Sendoek ketika hijrah dari Jawa Tengah kemudian bergeser ke Jawa Timur," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.