Selasa, 16 Jun 2026 19:31 WIB

Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

  • Penulis :
  • | Jumat, 06 Feb 2026 07:59 WIB
Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat hadir dalam sarasehan di Surabaya. (Prokopim/jatimnow.com)
Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat hadir dalam sarasehan di Surabaya. (Prokopim/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menghadiri sarasehan nasional yang digelar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk mendorong penerbitan obligasi daerah sebagai salah satu solusi pembiayaan dan upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah. Sarasehan ini berlangsung di Hall Hotel Wyndham Surabaya, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan tersebut digelar menyikapi berkurangnya dana transfer pusat ke daerah yang dinilai berpengaruh signifikan terhadap kemampuan fiskal pemerintah daerah. Melalui forum tersebut, MPR RI mendorong daerah menyiapkan alternatif pembiayaan pembangunan agar tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menyampaikan bahwa pemerintah pusat tengah mempercepat kemandirian daerah, salah satunya melalui kebijakan penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD).

“Dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, daerah memang mengalami shock soal pemotongan TKD. Tapi justru dari situ kita mulai belajar. Kita sudah sepakat sejak 1998 bahwa otonomi artinya mengurus diri masing-masing. Namun 25 tahun berjalan, ketergantungan kepada pusat masih sangat kuat,” ujar Mekeng.

Ia menilai sudah saatnya daerah menyiapkan alternatif pembiayaan agar pembangunan tidak sepenuhnya bertumpu pada pemerintah pusat, salah satunya melalui penerbitan obligasi daerah. Menurutnya, potensi dana jangka panjang yang dapat dihimpun cukup besar jika instrumen tersebut memiliki payung hukum yang kuat.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Edy Soeprianto, mengatakan pihaknya bersama Bupati, Ketua DPRD, dan Kepala Baperida mengikuti sarasehan untuk mengkaji peluang penerapan obligasi daerah.

“Hari ini kami bersama Pak Bupati, Ketua DPRD, dan Kepala Baperida mengikuti sarasehan terkait obligasi daerah. Ini salah satu alternatif pembiayaan atau kreativitas dalam mencari sumber pendapatan daerah, dan kami melihat kemungkinan untuk melaksanakannya,” kata Edy.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Terkait peluang penerapan di Trenggalek, Edy menambahkan bahwa obligasi daerah memungkinkan untuk dilaksanakan, namun membutuhkan perubahan pola pikir penyelenggara pemerintahan daerah.

“Utamanya terkait kinerja kita. Kalau masyarakat dan publik percaya dengan kinerja pemerintah daerah, mungkin publik juga tidak banyak pertimbangan untuk mengikuti obligasi daerah ini. Kita lihat nanti perkembangannya,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.