Sabtu, 13 Jun 2026 10:21 WIB

Warga Sidoarjo Sukses Ternak Merpati Beromzet Miliaran Rupiah, Berikut Tipsnya

Eko Kamikaze warga Desa Lambangan, Wonoayu Sidoarjo bersama merpati hasil ternaknya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Eko Kamikaze warga Desa Lambangan, Wonoayu Sidoarjo bersama merpati hasil ternaknya. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dari kegemaran atau hobi beternak merpati, Eko Kamikaze (35), warga Desa Lambangan, Wonoayu, Sidoarjo ini berhasil meraup cuan jutaan hingga miliaran rupiah.

Eko menyampaikan, dirinya mulai tertarik dengan merpati sejak usia anak-anak. Selanjutnya ia baru serius menekuni usaha beternak merpati baru diwujudkannya dalam 7 tahun terakhir ini.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Sejak kecil, saya memang sudah hobi memelihara merpati. Namun untuk serius beternak merpati, khususnya merpati kolong baru saya mulai tahun 2017 atau sekitar 7 tahun lalu hingga sekarang," ucapnya kepada jatimnow.com, Minggu (25/8/2024).

Ia melanjutkan, awal merintis adalah dengan membeli merpati kolong seharga Rp500 ribu per pasang.

"Saya masih ingat betul, tahun 2017 beli merpati kolong pertama dari seorang peternak di Jogyakarta. Waktu itu, saya belinya senilai Rp500 ribu dapat sepasang," jelasnya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan perbedaan jenis merpati kolong berbeda dengan merpati pada umumnya.

"Ciri khas merpati kolong terdapat pada kepiawaian burung balapan ini dalam terbang menukik melewati sebuah kotak arena dan hinggap di merpati betina," terangnya.

"Merpati kolong ini berbeda dengan merpati sprint atau balapan. Kalau merpati kolong, dia harus terbang tinggi dan kemudian menukik melewati sebuah kotak arena menuju merpati betina. Disini seninya dan keasyikan punya merpati kolong," imbuh Eko.

Mengenai tingkat kesulitan, ia menyampaikan menukik dengan kecepatan tinggi inilah yang membuat merpati kolong memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan merpati lainnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Anakan merpati kolong juara usia remaja, di pasaran laku sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per ekor," tegasnya.

Karena konsistennya dalam menekuni hobby beternak merpati, ratusan ekor anak merpati juara sering laris manis terjual.

Iapun menyebut dari sejumlah even lokal, seperti lomba di Sidoarjo, Gresik dan Surabaya, merpati miliknya selalu langganan juara.

"Beberapa kali merpati kolong hasil ternak saya selalu juara di lomba tingkat lokal, seperti di Sidoarjo, Gresik dan Surabaya," ungkap Eko.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Disinggung harga merpati kolong juara, pria asli Sidoarjo ini menyebut hingga mencapai miliaran rupiah per ekor.

"Merpati kolong juara diluaran sana harganya bisa tembus antara Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar per ekor," tegasnya.

Eko membocorkan sedikit tips dalam beternak dan merawat merpati kolong.

"Pokoknya rutin menjemur merpati kolong tiap pagi selama 5 jam. Kemudian dimasukan kandang untuk dikawinkan dengan betinanya. Lalu diberi pakan dan suplemen vitamin," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.