Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter
- Penulis : Ali Masduki
- | Sabtu, 23 Mei 2026 16:21 WIB
jatimnow.com - Minat orang tua terhadap pendidikan berstandar internasional terus meningkat. Kondisi tersebut terlihat dalam acara “Discover How Meaningful Learning Shapes Confident Character and Future Fit Learners” yang digelar Inspirasi Schools bersama Cambridge International Education di kawasan The JIVANA Homes, Sidoarjo, Jumat (23/5).
Kegiatan berbentuk parent talk dan diskusi panel itu dihadiri calon orang tua murid, wali murid, pendidik, hingga perwakilan Cambridge International Education.
Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo
Sekolah memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan bagaimana pendekatan Cambridge diterapkan berdampingan dengan Kurikulum Merdeka.
Hadir sebagai pembicara yakni Country Manager Indonesia Cambridge International Education Adri Prakoso, Kepala Sekolah Inspirasi Schools Bibie Nariswari, serta Koordinator Akademik Inspirasi Group of Schools Indri Savitri.
Koordinator Akademik Inspirasi Group of Schools, Indri Savitri, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun pemahaman yang sama antara sekolah dan orang tua mengenai proses belajar anak.
Menurut dia, masih banyak orang tua yang mengenal Cambridge hanya sebatas label internasional tanpa memahami pendekatan pembelajaran yang dijalankan di kelas.
“Yang ingin kami bangun bukan sekadar hasil akhir atau nilai ujian. Orang tua perlu memahami proses belajar anak karena setiap anak berkembang dengan tahapan yang berbeda,” kata Indri.

Ia menjelaskan Inspirasi Schools menggabungkan kurikulum nasional dengan pendekatan Cambridge, terutama pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Pendekatan tersebut diterapkan untuk membentuk pola pikir yang lebih terbuka, kritis, dan mendalam.
Sekolah juga tetap menjalankan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan nilai-nilai utama seperti rasa hormat, empati, keberanian, kejujuran, dan kepemimpinan.
“Pendidikan internasional tidak berarti meninggalkan identitas lokal. Kami ingin anak-anak memiliki kompetensi global tetapi tetap memahami budaya dan karakter bangsa,” ujarnya.
Indri menambahkan, kegiatan serupa akan dilakukan secara rutin untuk memperkuat komunikasi antara sekolah dan orang tua.
Selain parent talk, sekolah juga memiliki program morning talk, morning blend, parenting session, hingga Parent Teacher Conference (PTC) yang digelar empat kali dalam setahun.
Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T
Sementara itu, Kepala Sekolah Inspirasi Schools, Bibie Nariswari, mengungkapkan banyak orang tua mulai mencari informasi lebih detail mengenai penerapan Cambridge di sekolah.
Menurut dia, pertanyaan yang paling sering muncul berkaitan dengan metode pembelajaran, mata pelajaran yang menggunakan pendekatan Cambridge, hingga manfaat program tersebut dibanding sistem pendidikan lain.
“Orang tua ingin tahu bagaimana program ini diterapkan di kelas dan apa dampaknya bagi perkembangan anak. Mereka juga ingin memahami kenapa pendekatan Cambridge dianggap relevan untuk kebutuhan pendidikan saat ini,” ujar Bibie.
Ia menilai tantangan terbesar sekolah saat ini adalah menyelaraskan harapan orang tua dengan proses belajar anak yang membutuhkan waktu berbeda-beda.
“Setiap anak punya cara belajar yang berbeda. Karena itu kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi penting agar anak mendapat dukungan yang tepat,” terangnya.

Di sisi lain, Country Manager Indonesia Cambridge International Education, Adri Prakoso, menjelaskan Cambridge mengedepankan fleksibilitas dalam penerapan pembelajaran di sekolah.
Baca Juga: Asah Life Skill Siswa, Ponpes Safinda Surabaya Luncurkan Studio Podcast
Menurut Adri, Cambridge tidak hadir untuk menggantikan kurikulum nasional, melainkan memperkaya proses belajar melalui dukungan sumber pembelajaran, pelatihan guru, pelatihan manajemen sekolah, kurikulum, hingga sistem asesmen.
“Sekolah tetap bisa mengombinasikan kurikulum nasional dengan pendekatan Cambridge sesuai kebutuhan masing-masing. Kami mendukung sekolah membangun ekosistem pembelajaran yang terarah dari jenjang TK sampai SMA,” ujar Adri.
Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 305 hingga 310 sekolah di Indonesia yang bekerja sama resmi dengan Cambridge International Education. Sementara pengguna buku dan sumber belajar Cambridge mencapai lebih dari 1.500 sekolah.
Menurut Adri, Cambridge bukan sekadar soal lebih unggul dibanding program lain, melainkan strategi pendidikan yang memiliki tahapan jelas dan berkesinambungan.
“Yang kami bangun bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga karakter pelajar yang percaya diri, bertanggung jawab, reflektif, inovatif, dan siap menghadapi dunia global,” tuturnya.
Dalam acara tersebut, Inspirasi Schools juga menampilkan showcase pembelajaran dan penampilan siswa untuk memperlihatkan kemampuan komunikasi, kreativitas, serta rasa percaya diri yang berkembang melalui pendekatan belajar aktif di kelas.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-84762-inspirasi-schools-bangun-pembelajaran-global-berbasis-karakter