Jumat, 19 Jun 2026 08:27 WIB

Pengelolaan Sampah IKN Akan Terapkan Eco Lindi Buatan Sidoarjo

Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) saat kunjungi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jabon Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) saat kunjungi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jabon Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), mengunjungi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Jabon Sidoarjo, Minggu (28/7/2024).

Mereka tertarik dengan formula Eco Lindi yang digunakan di TPA Jabon sebagai pencegah bau di TPA Jabon, dan berencana menerapkan eco lindi di IKN.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Direktur Lingkungan Hidup dan Bencana Otorita IKN, Onesimus Patiung menyampaikan, tujuan kunjungan tersebut adalah menyaksikan secara langsung pengelolaan sampah di TPA Griyo Mulyo di Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Pengelolaan tersebut nantinya akan diterapkan di IKN.

"Terdapat teknologi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau. Yang menggunakannya cairan Eco Lindi yang hanya ada di TPA Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Ia melanjutkan, cairan Eco Lindi yang dihasilkan dari proses kimiawi cairan lindi sampah bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau sampah.

Onesimus sangat mengapresiasi pengelolaan sampah di TPA Jabon. Tidak seperti TPA pada umumnya, di tempat tersebut, hampir tidak ada lalat dan tanpa bau. Maka dari itu, terobosan eco lindi bakal diterapkan di IKN.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Selain tidak menimbulkan bau, di TPA ini tidak tampak adanya lalat, biasanya lokasi sampah itu identik dengan lalat. Dalam penanganan sampah di IKN nantinya akan kami terapkan dengan menggunakan Eco Lindi," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amiq menyampaikan pengelolaan sampah seringkali mendapatkan banyak tantangan dari masyarakat karena baunya yang mengganggu. Pihaknya siap memfasilitasi jika nanti cairan Eco Lindi ini diterapkan dalam pengelolaan sampah di IKN.

"Namun jika dari awal kita mampu mengelola sampah tidak menimbulkan bau. Maka konsep pengembangan pengelolaan sampahnya, dengan Eco Lindi mungkin bisa menghilangkan bau sampah," tegasnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Amiq sangat bersyukur terobosan Eco Lindi buatannya diapresiasi oleh Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana dari Otorita IKN. Ia berharap Eco Lindi bermanfaat untuk Indonesia.

"Kami menghargai apresiasi dari Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana dari Otorita IKN. Memfaktakan sendiri tentang eksisting di TPA Griyo Mulyo di Jabon. Dan semoga Eco Lindi bermanfaat untuk Indonesia," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.