Rabu, 17 Jun 2026 17:47 WIB

Siswa Belajar di Rumah Warga Pamekasan Gegara Sengketa Lahan Sekolah

Siswa SDN Tamberu 2 masih belajar di rumah warga hingga hari keempat. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Siswa SDN Tamberu 2 masih belajar di rumah warga hingga hari keempat. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan siswa dari SDN Tamberu 2, Kecamatan Batu Marmar, Pamekasan, masih belajar di rumah warga hingga hari keempat. Hal itu terjadi akibat adanya sengketa di lahan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, Akhmad Zaini mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih mengupayakan solusi dari sengketa tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kami sedang melakukan langkah persuasif dan komunikasi yang baik pada pihak ahli waris bersama pihak-pihak terkait," ujarnya, Kamis (18/7/2024).

Ia mengaku, pihak pemerintah tidak bisa memberikan kompensasi pada pihak ahli waris. Terlebih, ahli waris tanah sekolah itu tak memiliki bukti kepemilikan yang sah.

"Sampai hari ini masih belum bisa kami buka segelnya, tapi masih kami upayakan jalan tengahnya," imbuhnya.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Sementara itu, salah satu wali murid, Fitriyah mengaku keberatan jika nantinya siswa dipindahkan atau digabungkan ke sekolah lain. Sebab, jarak pemukimannya dengan sekolah lain cukup jauh.

"Kami berharap anak-anak kami tetap bisa sekolah disini karena kalau pindah jadi jauh. Semoga sengketa ini segera bisa diselesaikan," pungkasnya.

Sebelumnya, pihak ahli waris yang diduga memiliki tanah tersebut menyegel sekolah. Akibatnya, ratusan siswa tidak bisa masuk dan harus belajar di rumah warga sekitar.

Baca Juga: Sengketa Lahan Berakhir, Pustu Jrebeng Lor Probolinggo Segera Difungsikan

 

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.