Sabtu, 13 Jun 2026 08:16 WIB

Kakak Mantan Kapolresta Sidoarjo Maju Bacawabup, Siapa Dia?

Kusumo Adi Nugroho SE. (Foto: Kusumo for jatimnow.com)
Kusumo Adi Nugroho SE. (Foto: Kusumo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Politisi muda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Kusumo Adi Nugroho SE maju sebagai bakal calon wakil bupati (Bacawabup) di Pilkada Sidoarjo 2024 mendatang.

Kusumo Adi Nugroho SE ternyata adalah kakak kandung Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mantan Kapolresta Sidoarjo. Ia terjun ke politik dan bergabung dengan PDI Perjuangan karena karena darah Partai Nasional Indonesia (PNI) yang mengalir dari almarhum sang kakek.

Baca Juga: Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital

"Almarhum kakek saya Soetadji Poerbowinoto adalah salah satu Ketua PNI Jatim di zamannya dan salah satu pendiri Yayasan Untag 45. Selain itu keragaman dan budaya masyarakat Indonesia secara kecil diwakili dalam PDI Perjuangan ini," ucap Kusumo, Rabu malam (17/7/2024).

Kusumo mengaku tujuan pencalonan dirinya sebagai bakal calon wakil bupati adalah sebagai transisi pembelajaran demi kemajuan masyarakat Sidoarjo. Ia siap mengusung visi misi Ceria yaitu Cerdas, Religius, Amanah serta Aman.

Diterangkan, Cerdas yaitu menciptakan masyarakat yang cerdas dalam bermasyarakat dan berpendidikan sehingga diharapkan akan tercipta sumber daya manusia yang kuat dan mumpuni menghadapi era kedepannya.

Religius diharapkan nantinya akan menjadi pondasi keimanan dan ketakwaan pada masyarakat sehingga selalu punya pegangan untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk dalam berkehidupan.

Baca Juga: Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui

Amanah yang berarti menciptakan generasi yang mampu mengemban suatu tugas dan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh tanpa mengedepankan rasa egoisme demi masyarakat banyak.

"Dan yang terakhir adalah Aman yaitu menciptakan suatu hunian tempat yg aman bagi masyarakat," kata pria kelahiran Surabaya yang kini menjadi warga Balongbendo Sidoarjo ini.

Baginya seorang pimpinan harus dapat menjadi panutan. Harus punya jiwa Tut Wuri Handayani, baik dalam kehidupan pribadi dan juga bermasyarakat.

Baca Juga: Kisah Cessil, Perempuan Surabaya Menafsir Kartini Masa Kini

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.