Jumat, 19 Jun 2026 11:34 WIB

775 Personil Diterjunkan untuk Amankan Pileg dan Pilpres di Ponorogo

Kapolres Ponorogo saat melakukan gelar pasukan di depan Pendopo Pemkab Ponorogo, Rabu (19/9/2018).
Kapolres Ponorogo saat melakukan gelar pasukan di depan Pendopo Pemkab Ponorogo, Rabu (19/9/2018).

jatimnow.com – Sebanyak 775 personel gabungan dari Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo bakal diterjunkan dalam Operasi Mantab Brata Semeru 2018. Operasi kali ini digelar untuk mengamankan pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Ya, barusan kami melakukan apel gelar pasukan Mantab Brata Semeru 2018. Apel gelar kali ini dilakukan serentak,” kata Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, Rabu (19/8/2018).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ia menjelaskan, dari 775 personel yang diterjunkan itu rinciannya dari Polres ada 625 personel. Sedangkan dari TNI ada 150 personel.

“Mereka akan mengamankan semua rangkaian kegiatan pemilu. Mulai 23 September 2018 sampai 14 April 2019 nanti,” terangnya.

Ia menegaskan, sebanyak 775 personel gabungan tersebut akan dibagi rata ke 2.927 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Ponorogo. Sehingga nantinya, 1 personel polisi dan 10 Linmas akan mengamankan 5 TPS.

“Itu sudah sangat ideal. Pola pengamanan kami memang seperti itu. 1 Polisi dan 10 Linmas untuk 5 TPS,” jelasnya.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Terkait kerawanan-kerawanan dalam setiap tahapan, AKBP Radiant mengaku sudah dipetakan. Menurutnya, di Ponorogo pemetaannya aman dan rawan 1.

“Ya kalau di Ponroogo rawan 1 itu cuma masalah geografis. Yang sulit dijangkau dan berada di pegunungan. Mungkin, nanti ada perlakuan khusus dalam tahap distribusinya,” kata dia.

Sementara untuk yang rawan lainnya sudah bisa diantsipasi. Ia menjelaskan, Polres Ponorogo sudah melakukan Sispam Kota.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

“Ini antisipasi saja. Kalau memang ada kericuhan tinggal diturunkan,” pungkasnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.