Kamis, 18 Jun 2026 05:04 WIB

Kampung Pecinan, Destinasi Wisata Baru Warga Kota Mojokerto

  • Penulis :
  • | Minggu, 07 Jul 2024 09:47 WIB
Kampung pecinan di Mojokerto. (Foto: Humas Kota Mojokerto for jatimnow.com)
Kampung pecinan di Mojokerto. (Foto: Humas Kota Mojokerto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Mulai akhir pekan ini, warga Kota Mojokerto bisa berjalan-jalan sambil menikmati kuliner khas Pecinan di di sepanjang Jalan Karyawan baru, Kelurahan Sentanan, Kota Mojokerto.

Sentra kuliner baru bernama Kampung Pecinan ini bakal buka sejak sore hari di setiap akhir pekan.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

Kurang lebih ada 60 stand didirikan untuk menjajakan aneka kuliner. Mulai dari onde-onde yang merupakan jajanan khas Kota Mojokerto, chinese food, makanan khas Jawa Timur, seperti rawon dan pecel hingga minuman kekinian.

Bahkan olahan daging bagi yang menjadi favorit etnis Tionghoa dapat ditemukan di Kampung Pecinan ini.

Untuk menemukan sentra kuliner baru ini, sangatlah mudah. Selain lokasinya yang sangat dekat dengan Kelenteng Hok Sian Kiong, begitu memasuki Jalan Karyawan Baru, sepasang gapura kokoh berdiri pada masing-masing ujung jalan menjadi gerbang masuk bagi para pengunjung Kampung Pecinan di Kota Mojokerto ini.

Nuansa pecinan semakin khas dengan lampion merah yang menjadi hiasan sekaligus lampu penerang jalan.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Adanya berbagai kuliner di Kampung Pecinan ini menjadi cerminan bahwa Kelurahan Sentanan menjadi rumah bagi berbagai etnis di Kota Mojokerto.

Menurut Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro, terbentuknya Kampung Pecinan ini tidak hanya sebuah kreatifitas dan inovasi tetapi juga semangat kolaborasi dari seluruh pihak.

“Kampung Pecinan ini sesuatu yang harus kita banggakan dan ini bisa menjadi pusat keramaian baru dan pusat perekonomian baru di Kota Mojokerto,” kata Mas Pj pada Sabtu (6/7/2024).

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Lebih lanjut, Mas Pj, panggilan akrabnya, menuturkan Kampung Pecinan sebagai bisnis kuliner yang berkaitan erat dengan kebahagiaan. Karena dengan kuliner yang lezat, selain menjadikan perut kenyang juga akan memberikan kebahagiaan bagi orang yang menikmatinya.

“Bisnis kuliner agar dicari oleh orang tempatnya harus nyaman, masakan harus enak dan otentik, harganya harus terjangkau dan yang tidak kalah penting parkirnya harus disiapkan dengan baik,” imbuhnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.