Jumat, 19 Jun 2026 06:19 WIB

8 Kades di Tulungagung Tidak Diperpanjang Masa Jabatannya, Ini Penyebabnya

Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno saat menyerahkan SK kepada Kades di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno saat menyerahkan SK kepada Kades di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - 249 kades di Tulungagung menerima SK perpajangan masa jabatan 8 tahun. Namun 8 kades lainnya tidak mendapatkan SK yang sama. Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan hal ini karena masa jabatan kedelapan kades tersebut sudah habis sebelum revisi undang - undang.

Diketahui, sesuai dengan amanat revisi UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa menjadi UU Nomor 3 Tahun 2024, jabatan kades dan BPD yang semula hanya 6 tahun bertambah menjadi 8 tahun.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Namun dari total 257 kades, ada 249 kades yang menerima SK perpanjangan jabatan.

"Yang menerima perpanjangan SK total 249 Kades," ujar Heru Suseno, Kamis (27/06/2024).

Terdapat 8 kades yang tidak mendapatkan SK perpanjangan masa jabatan ini. Hal ini dikarenakan beberapa hal, di antaranya sudah habis masa jabatannya sebelum revisi undang-undang. Selain itu, terdapat kades yang meninggal dunia dan terkena kasus pidana.

Sedangkan untuk anggota BPD yang menerima SK perpanjangan jabatan mencapai 2.185 orang. Mereka mendapatkan perpanjangan dua tahun.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Perpanjangan SK ini juga diberikan untuk kades yang sudah menjabat 3 periode. Kades ini hanya diperpanjang selama 2 tahun dan tidak diperbolehkan mencalonkan lagi periode depan.

"Kalau Kades yang baru menjabat 2 kali masih bisa maju lagi periode mendatang, namun yang sudah 3 kali hanya diperpanjang saja dan tidak boleh maju lagi," tuturnya.

Heru juga mengingatkan kepada kades untuk melakukan penyaluran Dana Desa (DD) sesuai dengan program.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Di Tulungagung, penyaluran DD termasuk paling awal. Hal ini tak lepas dari kerjasama antara kades dengan BPD dalam membahas dan menyepakati rancangan Perdes APBDes, sehingga program dan kegiatan bisa segera berjalan.

"Penyaluran Dana Desa diharapkan sesuai dengan program dalam APBDes sehingga tepat sasaran," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.