Jumat, 19 Jun 2026 19:52 WIB

Jasa Olah Daging Kurban jadi Abon di Tulungagung Banyak Diminati

Proses pengolahan daging menjadi abon. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Proses pengolahan daging menjadi abon. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jasa pengolahan daging kurban milik Sarkamto (58) dan Mujiati (63), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung kebanjiran order.

Banyak masyarakat yang membawa daging korban miliknya, untuk diolah menjadi abon di tempat ini. Sejak hari raya kurban lalu, mereka sudah mengolah lebih dari 100 Kg daging sapi kurban.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sarkamto mengatakan, keahliannya membuat abon ini bermula saat berdagang daging sapi di pasar. Saat daging tersebut tidak habis terjual, bersama istrinya lalu diolah menjadi abon. Setelah itu secara rutin mereka membuat dan menerima pesanan abon.

"Kalau untuk daging kurban ini sudah sejak 4 tahun lalu, banyak pelanggan yang membawa daging kurban minta dimasak menjadi abon," ujarnya, Sabtu (22/6/2024).

Dibantu dengan istrinya, mereka memilah daging kurban yang dibawa masyarakat. Tidak semua daging bisa diolah menjadi abon. Mereka hanya memilih daging dengan kualitas bagus. Setelah itu daging direbus hingga 3 jam.

Daging lalu dihancurkan dengan alu hingga hancur. Setelah itu daging dicampur dengan bumbu yang sudah disiapkan dan digoreng.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Semua bumbu asli, kami tidak menggunakan pengawet apapun," tuturnya.

Ongkos pengolahan daging kurban ini adalah Rp70 ribu per kilogram. Setelah diolah, 1 Kg daging hanya menjadi 650 gram abon. Berat daging berkurang karena kadar air dan minyak di dalamnya sudah habis. Abon ini juga tahan hingga 1 bulan.

"Ongkosnya Rp70 ribu per kilogram sudah terima bersih," ungkapnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Fahmi, salah satu pelanggan mengaku hampir setiap tahun membawa daging kurban yang diperoleh untuk diolah menjadi abon di tempat ini.

Selain lebih efesien, Fahmi juga bisa meluangkan banyak waktu untuk melakukan hal lain.

"Tidak ribet juga kita cukup membayar ongkosnya dan tidak perlu bingung mau dimasak apa," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.