Jumat, 19 Jun 2026 00:58 WIB

Waspadai Mesin ATM Rusak Modus Kuras Saldo, 3 Pelaku Dibekuk di Malang

  • Penulis : Gerhana
  • | Jumat, 14 Jun 2024 13:18 WIB
ilustrasi mesin ATM. (dok jatimnow.com)
ilustrasi mesin ATM. (dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Waspada jika kartu tidak bisa keluar usai melakukan transaksi di mesin ATM. Jangan pernah menerima bantuan orang lain karena itu bisa jadi modus menguras saldo rekening Anda.

Unit Reskrim Polsek Klojen Kota Malang meringkus komplotan yang menguras saldo tabungan korbannya melalui mesin ATM.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Pelaku sengaja menyelipkan plastik bekas botol air minum ke dalam lubang tempat kartu ATM agar tidak bisa diambil setelah transaksi.

Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto mengatakan korban bernama Khusairi (59) asal Kota Malang. Uang korban senilai Rp54 juta ludes dibobol para tersangka yang berjumlah 4 orang tersebut.

Peristiwa yang dialami korban terjadi pada Kamis (23/5/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.

"Saat itu, korban menransfer dan menarik tunai di mesin ATM yang ada di area pertokoan Mitra, Jalan Agus Salim, Kota Malang," kata Kompol Syabain, Jumat (14/6/2024).

Korban usai melakukan transaksi, tetapi kartunya tidak bisa keluar dari mesin ATM. Saat itu, salah satu pelaku masuk ke ruang ATM dan berpura-pura untuk membantu korban.

Dalam aksinya itu, pelaku juga memencet tombol ATM dan membuka menu layanan nontunai. Selanjutnya, pelaku mengarahkan korban untuk memasukkan nomor HP dan nomor PIN.

"Setelah selesai, korban keluar dari ATM dan mencoba menghubungi pihak bank, tetapi tidak bisa. Akhirnya, korban pun pulang ke rumahnya," katanya.

Setelah mengetahui nomor PIN dan kartu masih di dalam mesin ATM, pelaku menguras uang di rekening korban dan ditransfer ke rekening tersangka.

Saat beraksi, para pelaku saling berbagi tugas. Ada yang pura-pura menolong korban, ada yang siaga di atas sepeda motor, dan ada yang bertugas mengamati.

"Mereka beraksi saat waktu sepi dan mengincar mesin ATM yang modelnya lama. Dari pengakuan pelaku, mengganjalnya pakai plastik bekas botol air minum yang diselipkan ke dalam lubang tempat kartu ATM," jelasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Kemudian, saat korban membuka m-banking dan mengecek rekening didapati seluruh uangnya sebesar Rp54 juta telah berpindah ke nomor rekening lain yang tidak dikenal.

Korban pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Klojen. Tidak lama kemudian, laporan korban ditindaklanjuti oleh petugas Unit Reskrim Polsek Klojen.

"Selanjutnya dari laporan korban, polisi bergerak melakukan penyelidikan," katanya.

Unit Reskrim Polsek Klojen beker jasama dengan Satreskrim Polresta Malang Kota juga memeriksa rekaman CCTV yang ada di dalam ruang ATM. Dari penyelidikan itulah, polisi mendapati ciri-ciri dan identitas para pelaku.

"Pada Sabtu (1/6/2024) dinihari, kami menangkap 3 pelaku di sebuah tempat penginapan di Kota Batu. Sedangkan 1 pelaku lainnya berinisial D.H telah kabur ke Jawa Barat dan saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," jelasnya.

Diketahui, 3 tersangka yang berhasil ditangkap tersebut bernama Aji Rismondah (26) dan Rizky Setia (21). Keduanya merupakan warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Sedangkan Arwani (34), warga Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Dari ketiganya, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Yaitu pakaian dan celana yang dipakai saat beraksi, tiga buah obeng, dua pasang sarung tangan, sejumlah uang tunai, satu buah HP, serta dua sepeda motor merek Honda Genio dan Yamaha Mio 125.

"Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, komplotan ini telah beraksi di 20 lokasi, seperti di Kota Malang, Kabupaten Magetan dan Bali," ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

"Kasus ini masih terus kami selidiki. Melihat dari jumlah lokasi kejadiannya yang banyak, bisa dipastikan jumlah korbannya lebih dari satu orang dan kami berharap korban segera melapor ke polisi, kami juga berkomunikasi dengan Polres lainnya," katanya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.