Senin, 15 Jun 2026 17:43 WIB

Kisah Korban Kecelakaan Terima Kaki Palsu dari Polresta Kota Malang

  • Penulis : Gerhana
  • | Minggu, 09 Jun 2024 10:50 WIB
Salah satu penerima kaki palsu, Wiwik Vidayati (45). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Salah satu penerima kaki palsu, Wiwik Vidayati (45). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polresta Malang Kota memberi kaki palsu kepada 37 penyandang disabilitas yang ada di Malang Raya dan sekitarnya. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (8/6/2024) di Mapolresta Malang Kota.

Kegiatan sosial ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78. Rata-rata penerima kaki palsu didominasi oleh korban kecelakaan lalu lintas, dan akibat karena sakit atau bawaan dari lahir.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Salah satu penerima kaki palsu, Wiwik Vidayati (45) mengatakan, dia kehilangan satu kaki kanannya karena kecelakaan sepeda motor yang dialaminya pada Desember 2022.

Wanita yang akrab disapa Yanti itu, saat itu hendak mengantarkan temannya ke Puskesmas setempat. Namun nahas, sepeda motor yang dikendarainya mengalami rem blong.

"Keadaan teman lagi sakit, saya ngantar, terus akhirnya remnya ngeblong, keadaan turun itu. Akhirnya mungkin kalau perempuan kan panik, terjadi langsung, kecelakaan tunggal, tidak ada yang nabrak," kata Yanti, Sabtu (8/6/2024).

Dia berharap, kaki palsu yang diterimanya dapat membantu aktivitasnya sehari-hari. Dia juga ingin dapat bekerja kembali untuk membantu perekonomian keluarga.

Yanti mengatakan, setelah kejadian kecelakaan tersebut, dirinya lebih banyak beraktivitas di rumah.

Baca Juga: Dari Kursi Roda, Karya Rajut Disabilitas di Kediri Ini Tembus Pasar Internasional

"Tahunya dari Pak Polisi, kemudian didata, waktu bulan Mei ngukur di sini, terus dapat baru ini, ini masih penyesuaian. Pengennya bisa kerja lagi, sebelumnya bantu-bantu tetangga," kata wanita asal Pasuruan tersebut.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, adanya pemberian kaki palsu ini maka masyarakat dihimbau untuk lebih bijak saat berkendara.

Dia berharap, pengendara yang masih memiliki kondisi tubuh normal untuk bisa menyayangi tubuhnya.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

"Itu memang mayoritas banyak karena kecelakaan lalu lintas, nah ini memberikan himbauan juga, pesan edukasi kepada warga masyarakat untuk lebih bijak ketika berkendara," katanya.

Dia juga mengatakan, pemberian kaki palsu ini tidak hanya berhenti disini saja. Apabila, ada masyarakat yang masih membutuhkan, maka pihaknya siap membantu.

"Sampaikan kepada kami ke Polresta, nanti tidak usah seremonial, kami bawa ke Mas Sugeng (pembuat kaki palsu), kita ukur, dan kita serahkan kaki palsunya," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.